Piala Dunia Kecil-Kecilan




Oh, that's me.. terlihat berbahagia? Hmm, not really.. Piala Dunia kecil-kecilan antar negara yang kurang di perhatikan di asia tenggara telah berakhir. Malaysia berhasil membatalkan Garuda yang hendak terbang. Dengan akumulasi goal leg 1 dan leg 2, 4-2. Kalah telak? Bisa di bilang begitu.

Yah walaupun begitu bangsa ini tetap merasa menang. Memang tidak berhasil memenangkan piala, tetapi penampilan Firman dkk di lapangan hijau itu telah berhasil memenangkan kesatuan bangsa yang selama ini terlalu sibuk dengan hal-hal yang terlalu rumit. Sepak bola kali ini berhasil membawa keajaibannya di Indonesia.

Lupakan Nurdin Halid, dan organisasi-organisasi kotor lainnya. Kita berbahagia karena sepak bola. Orang-orang berkumpul mendukung Indonesia. Bukankah itu suatu keajaiban? Sepanjang sejarah apa ini pernah terjadi? Tidak pernah... Indonesia baru kali ini benar-benar terlelap dalam sihir keajaiban sepakbola, yang sejak dahulu telah terjadi di dataran Eropa dan Amerika. Di Inggris club favorit mu sudah seperti Agama keduamu, bayangkan betapa berpengaruhnya sepak bola disana, dan sihir itu tengah terjadi di Indonesia sekarang.

Melihat media yang begitu lebay belakangan ini, Saya pikir dalam waktu dekat ini, kita akan segera melihat para anggota timnas di tv dengan iklannya masing2. Berani bertaruh. Mereka terlalu populer sekarang.





Saat goal pertama tercipta! Pria itu memberi tahu dengan mengacungkan jari teng.. eh telunjuknya.

My Mysterious Footstep part 1


Gambar ini saya ambil beberapa bulan yang lalu di stasiun Juanda, saat saya hendak berkelana ke Bogor. Suasana saat itu sangat sunyi, bahkan suara jangkrik tidak terdengar, hm... tidak-tidak sepertinya disana memang tidak ada jangkrik. Tetapi coba perhatikan dan rasakan gambar ini, seolah-olah ada kekuatan mistis yang berbisik, "Kereta ke arah bogor kelas ekonomi AC sebentar lagi akan tiba." Hmm?

IRON MAN WITH DOLL


Waktu itu saya baru pulang setelah seharian mengajarkan tentara sekutu di Afganistan bagaimana cara menumpukan tank-tank amfibhi dalam susunan yang rapi. Saya singgah di sebuah mall terdekat untuk membeli sebuah boneka pink sebagai oleh-oleh buat Peter Parker, yang baru saja bergabung bersama saya di CIvil War. Tetapi saking buru-burunya saya lupa melepas helm. Pantas saja para ABG di tempat itu melihat curiga pada saya.

Tanyai wanita: Kotoran Anjing atau Cinta

Ingatan pendek itulah alasan mereka bercerita, saya mendenger dengan responsif saat mereka bercerita tetapi saya tidak pernah membahasnya lagi. Kata sahabat saya, sebut saja Ryani Anastasia Punda. "Menceritakan rahasia padamu, seperti berbicara dengan sesuatu antara pastor dan pohon beringin tua. Sebagai pastor terkadang kau memberikan solusi, dan sebagai pohon beringin tua kau sangat mengesalkan." Tambah Ryani yang terakhir meng-update status facebook-nya Desember tahun lalu.

Banyak cerita mereka yang berurai air mata tentang cinta (sedikit dramatisir penulis). Ada satu hal yang saya tangkap dan itu menarik. Adalah tentang bagaimana perjalanan seorang wanita.

Kita tahu wanita adalah mahluk sensitive mengenai masalah percintaan, hubungan atau apalah itu. Entah apalagi yang menarik hati mereka selain masalah ini. Saya mencoba menebak-nebak apa yang lebih menarik bagi mereka antara cinta dengan kunjungan presiden AS ke Indonesia, atau Apa yang lebih menarik antara Cinta dengan Kekalahan telak pasukan burung pipit berseragam Garuda di Bukit Jalil kemarin. Apa yang lebih menarik antara i7 980 dengan cinta. Antara Cinta dengan koneksi internet yang lelet, cinta atau Keyboard yang huruf "N" nya tidak berfungsi, Cinta atau kotoran anjing di jalan yang berbentuk aneh. Seorang wanita yang sempat saya wawancarai di sebuah tempat parkir di jakarta Selatan berkata, "Cinta tentu saja, hanya orang aneh yang menganggap kotoran anjing lebih menarik dari cinta."

Wanita dengan segudang cerita cintanya. Beragam tetapi mempunyai sesuatu yang tipikal, setiap dari cerita mereka memiliki seorang 'Pria Brengsek' yang kemudian membawa mereka pada seorang pria, that guy, sedikit melankolis sebut saja TRUE LOVE mereka.

Kira-kira seperti itu, siapa pacar anda saat ini? Apa dia brengsek? tenang saja lady. Setelah dia akan ada pria lain yang akan datang padamu. Jadi Relax saja dan siapkan hatimu untuk suatu hari dicampakan. Kemudian saat kau tengah menangis-nangis di kamar seminggu setelah pencampakan itu, seorang pria misterius akan menelpon dan menanyakan kabarmu, setelah kau berkata kau baik-baik saja. Dengan berat hati dia berkata bahwa dia adalah pamanmu dari desa, dan mengabarkan anjing peliharaanmu, Tony Jack mati terinjak Tronton saat melintasi jalan. Kau kemudian Histeris, dan melompat dari atap Circle K. Oh kidding lady, tentu saja bukan seperti itu. Seperti cerita-cerita drama, akan ada seorang pria yang datang padamu setelah badai.

Pria itu seperti ikan di laut, ada ribuan dan siap datang kepada mu kapan saja setiap kau melepas kail mu ke lautan. Saat hubunganmu berakhir itu bukan salah siapapun tetapi hal baik bagimu, karena mungkin ikan yang datang berikutnya adalah ikan terakhirmu. Seperti kata pepatah, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Selalu ingat tentang hal tipikal ini, sebelum menemukan "that guy", wanita selalu berkelana terlebih dahulu bertemu dengan pria-pria brengsek yang mengajarinya untuk bertahan, menegarkan hatinya, sekaligus terkadang membuka matanya, untuk menyadari pria seperti apa yang sebenarnya dia butuhkan. Memang selalu seperti itu, jadi jangan buru-buru menghabiskan waktumu di kamar, membeli berbagai DVD drama komedy menontonnya hingga mata berair, menangis menghabiskan tissue, menyesal kenapa selalu bertemu dengan cowok-cowok brengsek. Santai Lady, someday in the right time, in the right place, you will meet your true love.

hmm.. sepertinya paragraf diatas cocok dijadikan penutup, tapi seperti kebiasaan penulis handal, hindari sebuah Happy Ending, jadi saya akan berusaha handal.

Yah walaupun begitu kita hidup di dunia nyata. Dan di dunia nyata kita mengenal berbagai kemungkinan, seorang menerima perannya di dunia ini, ada orang-orang yang berakhir dengan kisah cinta yang bahagia dan ada yang menyedihkan. Jadi, jika toh takdir selalu membawamu pada pria-pria brengsek, mungkin itu memang peran yang harus kau ambil. Dan akan tetap berakir seperti itu hingga akhir hayatmu. Hmm, kejam, jangan terlalu di pikirkan.

Lewat MSN Ryani menambahkan dengan pahit, (jika ada orang yang lebih pahit dari saya, dialah orangnya) : "Orang sepertimu barangkali akan mati di bawah pohon saking santainya tertidur disana, atau diantara tumpukan buku-buku di perpustakaan Anggrek." Saya menimbang pilihan kematian itu. Tetapi harapan saya, mungkin suatu hari nanti ada seorang putri dari langit yang akan membuka pikiran saya.


Sekali-kali dengarlah Maliq n D'essensial,


buka mata, hati, telinga,

Sesungguhnya,

masih ada yang lebih penting,

dari sekedar kata cinta...

Yang kau inginkan

tak selalu

Yang kau butuhkan

Mungkin memang yang paling penting

Cobalah untuk membuka mata, hati, telinga



ALIEN YANG BERNAMA LAROPE


Hey, seseorang bernama 'Hahaha' memberi komen di shoutmix

Saya tau ini tidak penting, tapi bagaimana pun juga, kurasa pria, atau wanita yang bernama 'hahaha' ini punya orang tua yang berselera bagus dalam memberi nama.

Membahas tentang nama, saya pernah bertanya pada ibu saya. Kenapa nama saya begitu panjang dan harus, 'Galang'... hmm galang, terdengar seperti kapal atau ornamen wanita yang sering berbunyi berisik di pergelangan tangan. Tidak jelek sih, terdengar lebih mem-bumi, hanya saja ada dua huruf yang berulang dalam "Galang" dan jika nama saya di tuliskan dalam sebuah kode pesan kematian, akan mudah tertebak, dan akan merugikan saya jika suatu hari nanti saya harus membunuh orang.

Terlebih lagi.. Galang Ekaputra Larope, saya tidak ada masalah dengan Ekaputra nya, tetapi mengenai marga saya, 'Larope', kata bapak saya, itu dulu adalah nama nenek moyang kita.. kemudian saya membayangkan hal itu, wow, dulu pernah hidup seorang bernama Larope... Hmm.. hmm.. susah bagi saya untuk membayangkan wujud seseorang yang bernama.. Larope..

Kita bisa membayangkan seseorang bernama Budi, dia tidak terlalu tinggi, rambutnya disisir rapi belah samping, dan kulitnya mulus, mulutnya agak maju tetapi giginya rapi. Atau anda membayangkan seseorang bernama Saritem, agak gendut dan rambutnya diikat ekor kuda. kulitnya putih dan segar, dia tidak terlalu cantik. Kemudian Ahmad, keturunan india berkulit gelap, dan rajin beribada. Gisella, anak orang kaya yang cantik dan agak sombong, punya dua mobil jazz berwarna kuning, terlihat seperti sepasang sepatu. Indah, anak dari keluarga biasa-biasa saja yang baik hati.

Lalu coba kita bayangkan,.. seseorang.. yang bernama.. Larope... hmm... AH sial,... APA BENAR ITU SEBUAH NAMA DARI SEORANG INDIVIDU YANG PERNAH HIDUP? SAYA MASIH TIDAK PERCAYA ITU SEBUAH NAMA SESEORANG, saat membayangkan Larope, yang terpikirkan sebuah planet di luar angkasa sana... saya curiga Larope ini seorang Alien.

PRIA INI MENONTON HATTORI


Waktu itu entah hari apa saya lupa. Sudah 5 bulan dan motor saya waktunya melakukan perawatan seperti biasa, jadi saya menuju tempat servis motor Honda terdekat. Saat itu pukul 12.00, benar-benar waktu yang tidak tepat untuk berurusan dengan hal-hal seperti ini, waktu seperti ini adalah waktu makan siang. Jadi saya menunggu bersama teman saya di ruang tunggu.

Waktu kemudian berlalu, dan tiba-tiba seorang montir masuk ke ruang tunggu itu, dia mulai mengganti-ganti chanel di TV kecil di ruang panas itu. Waktu itu saya tengah menonton tentang bencana alam di sebuah stasiun TV, dan pria ini mulai mengganti-ganti chanel.

Pertama, dia berhenti di sebuah reality show, tidak lama kemudian dia mengganti-ganti lagi, dan berhenti di sebuah acara infotaiment. Hmm, saya mulai berpikir, inilah yang akan di nonton pria ini, eh tidak lama kemudian, dia terus, mengganti-ganti lagi, agak lama hingga dia berhenti di sebuah stasiun TV yang saat itu tengah menayangkan iklan. Hmm, apa dia mau menonton iklan? tidak mungkin... dan kemudian terjadilah kejadian yang saya tidak duga sebelumnya. Sebuah soundtrack music yang dulu begitu akrab di telinga saya saat masih bocah terdengar, "mendaki gunung, lewat di lembah, sungai mengalir indah ke samudera." YUP, BETUL SEKALI, SOUNDTRACK NINJA HATTORI, saya belum yakin sepenuhnya pria ini akan menonton kartun itu. Tetapi... kejadian itu terjadi, dia meletakan remote TV usang itu, dan mulai memperbaiki posisinya di kursi itu, berusaha senyaman mungkin.

Saya tidak mampu berpikir lagi, kenapa hal ini terjadi, kenapa dia menonton ninja Hattori? Kenapa dia tidak menonton siaran berita saja? Atau kenapa dia tidak makan siang saja? Kenapa semua ini harus terjadi di ruang tunggu yang kecil ini? Kenapa dia harus sangat dekat dengan TV itu? Kenapa ada dispenser di samping TV yang tidak disertai Galonnya? Atau kenapa saat saya memotretnya terang-terangan dengan menggunakan blits dia tidak terpengaruh? ckckc.. semua pertanyaan itu bergumul menjadi satu, dan akhirnya saya hanya bisa terpaku menonton ninja hattori juga.

Merry Christmas with Maliq n D'essensial


Siapapun pasti akan iri jika tahu temannya nonton Maliq and D'essensial secara live. Foto ini saya ambil dari kamera hape saya tanpa zoom, jadi bisa kau bayangkan seberapa dekat saya. Hey, hey kenapa cemberut, jangan iri seperti itu, Ini hari Natal! Hahaha

Mereka tampil selama satu jam, dan begitu tersiksanya saya untuk menahan tidak menggerakan badan, mengikuti musik jazzy mereka yang begitu khas. Dua orang yang terlihat bersaudara di depan saya tampak tidak peduli melempar pantat mereka kesana-kemari. Setelah saya berusaha tidak peduli dengan pantat-pantat itu, betapa kagetnya saya pantat-pantat yang urakan itu bertambah satu, dan itu pantat ibu mereka. Mereka benar-benar D'essensial(sebutan untuk fans Maliq and D'essensial) sejati yang tak peduli pantat mereka menghantam anak kecil yang sedang menyebrang melintasi lokasi konser.

Mereka membawakan hampir 5-8 lagu, lengkap dengan hits-hits mereka, seperti Dia, Mata hati telinga, terdiam, dan sebuah hit single terbaru mereka, Beautiful Life. Hmm, dalam waktu dekat ini sebaiknya saya menabung untuk album terbaru mereka.

Merry Christmas! Hohohohohoho!


It's Time to Sleep

Sebuah poster untuk Film pendek, yang berjudul Sleeping. Hal mengerikan dari poster ini, rambut saya entah diapakan oleh sebuah alat penjepit seperti capit Tuan Crap, benda itu panas. Berulang kali saya katakan, "KUPERINGATKAN! JANGAN SAMPAI KENA TELINGAKU! "

December joke with me and my friend in YM






Some Test on Internet

23 november 2009

Your view on yourself:

Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You are a true romantic. When you are in love, you will do anything and everything to keep your love true.

Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.

The seriousness of your love:
You like to flirt and behave seductively. The opposite sex finds this very attractive, and that's why you'll always have admirers hanging off your arms. But how serious are you about choosing someone to be in a relationship with?

Your views on education
Education is less important than the real world out there, away from the classroom. Deep inside you want to start working, earning money and living on your own.

The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:
You are confident that you will be successful in your chosen career and nothing will stop you from trying.

What are you most afraid of:
You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.

Who is your true self:

You like privacy very much because you enjoy spending time with your own thoughts. You like to disappear when you cannot find solutions to your own problems, but you would feel better if you learned to share your thoughts with a person you trust.




Women and their Secret Box

Mengenai hal ini, memang bukan hak sy untuk menyimpulkan. Hanya saja kejadian sehari-hari dilingkungan kita, membuat saya kadang berfikir seperti itu: Perempuan Susah untuk Menyimpan Rahasia, dalam hal ini bukan mengenai rahasia perusahaan ataupun Senjata Nuklir yang tertimbun dalam di belakang rumah. Tetapi, lebih mengenai hal2 private dari seseorang yang bercerita kepada mereka. Misalnya, rahasia satu panu di bagian pantat, jika kau menceritakan hal itu pada perempuan, tak ada yang menjamin besok kau tak akan berjumpa dengan tetangga2 mu yang memasang tampang "Nyaris Tertawa". Ataupun satpam penjaga Apartment anda tiba-tiba menepuk bahu anda dan berkata, "Jangan terlalu dipikirkan sobat, saya pernah memilikinya, walaupun tak selusin seperti milik anda!" Bahkan hal terburuk seperti itu bisa terjadi, satu panu, setelah masuk ke zona gosip akan menjadi selusin panu.

Tunggu jika ada yang mulai protes, "kau pantas di hujat, ini salah satu diskriminasi terhadap kaum kami (wanita)!" Saya tak mungkin sok asyik menulis seperti ini tanpa ada pemikiran panjang maupun kejadiannya nyata yang saya lihat. Kerangka pemikiran orang simple seperti saya mudah.

Satu kejadian, pernahkah anda berkata seperti ini, (for ladies) "jangan bilang2 ya, soalnya rahasia, gw tahu dari si DEF nih! Tahu nggak, ternyata...si ABC belum mandi sejak desember tahun lalu!!" Kurang lebih seperti itu, garis bawahi kalimat "jangan bilang2 y". Tidak ada yang menjamin saat ia memperoleh informasi rahasia itu dari DEF, DEF juga berkata; "jangan bilang2". Jadi, apa yang sebenarnya terjadi?

Setiap wanita terkadang memiliki Secret Box mereka masing. Maksudnya, secreat box adalah "seseorang" tempat mereka dimana sering menceritakan segala perseolan yang mereka anggap sebagai rahasia. Tetapi pernahkan ada yang berfikir bahwa secret box memiliki secret boxnya juga? dan secret box dari secret box justru memiliki secret bos lainnya. Dan bagaimana dengan perempuan yang memiliki secret box lebih dari satu, melainkan se geng secret box.

Anda pasti mulai paham apa yang ingin saya sampaikan. Skemanya sederhana, seperti skema yang terdapat pada tampilan awal Facebook, sebelum log in. Rahasia itu menyebar di antara para secret box, walaupun sy tidak mengerti apa yang ada di pikiran wanita, tetapi mungkin mereka menganggap selama rahasia itu tak muncul di permukaan mungkin masih di kategorikan sebagai rahasia. Maka terciptalah keadaan bahwa "ABC tipe manusia yang taat agama" sebagai rahasia umum. (sepanjang bulan dia tidak mandi, tapi entah mengapa desember baru mandi itu bukit bahwa ia menghargai hari natal)

Lalu kenapa hanya wanita yang cenderung memiliki secret box. Jelas secara generalis wanita memiliki perasaan yang jauh lebih halus dari pria maupun om-om berbulu dada. Hati mereka memang besar tapi entah mengapa rapuh hingga terkadang tak mampu untuk di tampung sendiri(walaupun saya tahu diluar sana ada beberapa wanita-wanita yang luar biasa tegar) Dan alhasil keluarlah istilah CURHAT. Segala macam yang tersimpan di hatinya dicurahkan ke hati temannya, namun mungkin mereka tak menyadari saat proses curhat terjadi, si secret box ini mungkin juga sudah kepenuhan sehingga dia perlu melakukan curhat ke hati yang lain. Dan sejak saat itu rahasia apapun pasti terbongkar.

Laki2 memiliki hati kecil namun kokoh bagai besi, sehingga persoalan berat terkadang mampu untuk diredam sendiri. Atau bahkan saking kecilnya, persoalan itu dibiaskan dan keluar melalui penyaluran emosi secara fisik, misalkan beraktifitas, atau menghajar orang. Lagi pula laki2 tak peduli jika ABC hanya mandi di hari natal. Kaum Kami secara umum tak peduli dengan hal yang kami sebut, "tak berpengaruh terhadap dunia", laki2 memandang batu sebagai hanya batu. Bukan sebagai sebuah batu. Bagi wanita akan lebih baik jika dia percaya pada seorang pria, daripada kaumnya sendiri.

Jadi, apa kita harus takut bercerita sesuatu yang sensitive terhadap kaum ini? Tentu saja tidak! Hal seperti ini bukan alasan takut untuk bercerita. Lagipula anda tidak mungkin bercerita hal sensitive dengan setiap nyonya-nyonya yang sedang mencari ember di bulan november. Kemungkinan hanya pada orang yang dekat dengan anda, mungkin itu kekasih ataupun saudara anda. Bagi yang punya pacar, ada baiknya ceritakan saja apa yang ingin anda ceritakan tanpa pemikiran rumit dari apa yang saya ceritakan di atas. Anda mungkin menceritakan, "saya punya masalah dengan Dian Sastro, entah mengapa setiap melihat dia, saya ingin ke WC.." Oh, yang seperti ini tentu saja jangan di ceritakan untuk kesehatan hubungan anda. Itu bercanda, mungkin seperti, "saya tidak bisa lepas dari rokok dan alkohol", "Saya entah mengapa susah mengontrol emosi", "saya suka kentut di loket tewnty one" , "saya kemarin mandi tapi tiba2 mati lampu, karena panik, kaki saya keplest, jatuh dalam posisi yang kurang menguntungkan, dengan bagian selangkang menghantam sudut wastafel, kelamin saya ngilu, kemudian kata dokter, tak ada jalan lain selain operasi kelamin.." Kalo yang ini kepanjangan, dan tak ada alasan bagi pacar anda untuk terus berhubungan dengan anda.

Yah, kira2 seperti itu. Wanita memiliki keunggulan dalam masalah cinta, "mereka sensitive akan hal ini" Jadi jika anda menceritakan hal itu pada wanita yang mencintai anda, jangan khawatir rahasia anda akan bocor, saat cinta itu masih anda, pacar anda seolah secret box tanpa tutup,
dan mungkin terbuat dari logam yang sama seperti Adamantium milik wolverine dari X-men. Namun menurut saya secret box dari adamantium itu akan turut luntur, saat cinta itu berakhir. Dan bersiaplah untuk bertemu wajah-wajah "nyaris tertawa" di lingkungan anda. Oh, ya! hati2 dengan satpam yang tiba2 menepuk pundak anda, saya yakin anda tak mw mendengar apa yang akan dikatakannya. -Galang^^

Happy



Hmm.. saya sudah menulis captionnya di facebook.. tapi saya ingin menambahkan sesuatu, kenapa orang-orang melihat ini seperti dinosaurus? Di mata saya ini terlihat seperti buah salak.. (-_-")

Hey, that's just salak with some paint



Hmm.. yang ini gmbr untuk seorang peri kecil yang sangat cantik, peri ini memberi saya pasir dalam botol Mix Max jauh jauh dari tempat kelahirannya.

Even she smile and look like she can fly everywhere, she have some sadness and bitterness , I know She's lonely and crying in her nest because all that fucking bad guy in her world, hard to believe someone, waiting to fly out from her nest, but I believe someday she will be free..



Kemudian ini... hmm.. jangan membayangkan ini Dwarf ataupun mahluk2 aneh dari dataran eropa dan lembah Shire.. ini hanya orang pendek di acara cosplay.. dia terlihat imut :3

Namanya Sultan Hamburger, he's strong you know

Kentut Naga


Hey, (<<<-apa ada yg perhatikan, saya selalu memulai sesuatu dengan hal hal sok akrab?) Jadi, apa yang terjadi? Bisa anda liat sendiri dua orang pria wanita bodoh tengah berpegangan tangan di hutan yg penuh kunang-kunang, saya sebenarnya tidak mengerti apa yang terjadi, yang jelas si wanita berdada besar itu menyesal tidak memakai celana panjang.. hih, pastinya rumput itu gatal sekali.. dia terlihat tidak tahan..
Lagi pula pria berwajah melankolis itu sepertinya gay.. hah? kenapa? bodoh sekali kau bertanya kenapa? lihat kemana gay sialan itu melihat! wajah wanita itu tidak lebih baik dari dadanya..



Ini mimpi buruk saya entah yang keberapa...
moment ini tergambarkan setelah moment utamanya terlewat..
jadi si naga coklat ini, berubah warna menjadi ungu setelah tidak sengaja melihat sesuatu di balik blus si anak yg kira-kira masih 12 tahun, si anak malu dan segera duduk, begitu saja sebenarnya..




HMM!! APA INI?
Saya tahu ini lebih jelek dari paris hilton di film 300 hundred.. eh maksd saya yg plesetannya..entah judulnya apa, saya lupa.. buat masyarakat Amerika, jgn terlalu membenci Paris Hilton.., hmm tunggu..kata2 itu saya tarik kembali.. sesaat saya teringat Dewi Persik..LoL

SMILING DRAGON: RETURN


Ini proyek kerjasama saya dengan James Cameron baru-baru ini, menurut Stephen King yang menulis naskahnya, kisah SMILING DRAGON: RETURN ini akan mengambil setting 5 tahun setelah kisah SMILING DRAGON: ORIGIN berakhir, dikisahkan setelah kematian tokoh utamanya yang mengidap paru-paru basah, seorang pemuda dari jalanan Mexico entah ada hubungan apa melanjutkan kisah sang tokoh utama untuk tersenyum kepada semua orang, karena wajah sang orang Mexico mirip kodok, dia akhirnya disebut-sebut SMILING DRAGON.. kita tentunya bertanya2 kenapa wajahnya mirip kodok tapi disebut Dragon, kalau anda penasaran tunggu perilisannya 20 Desember 2012.. coming soon

Yang ini Coret-coret ya





salam hangat..

Karikatur Wajah

Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk gadis2 muda tidak jatuh hati pada saya
Ya ini artline terlihat sedikit lebih tampan menurut saya sendiri

Bathe Dragon


AH, yang ini foto terakhir saya di kawah naga 3 bulan yang lalu.. sungguh beruntung naga disana sedang melakukan ritual mandi, kita semua tahu naga mandi 1000 tahun sekali

New Foto


Perjalanan sebulan lalu di perbatasan Skandinavia... meet a baby dragon

INILAH KENYATAAN

HMMM... apa? menyedihkan? setuju!

Tentang Agama dan Kekacauan Yang TImbul

Agama lah yang melatari kekacauan. Jelas bukan menurut sebagain orang yang percaya bahwa agama adalah apa yang dia percaya untuk membimbingnya menuju kedamaian. Tetapi biar bagaimanapun saya melihat, secara mata telanjang jelas-jelas Agama lah yang membuat perbedaan itu dan memicu konflik di berbagai penjuru dunia. Dan tentu saja Indonesia.

Manusia Indonesia secara keseluruhan akan berbeda pendapat dengan perkataan saya di atas. Sulit untuk menetapkan sesuatu yang sakral seperti itu (agama) menjadi hal yang membawa keburukan. Tidak mungkin Agama yang berisi berbagai ajaran baik menjadi hal yang memicu sebuah kekacauan dan perasaan merasa berbeda dengan pemeluk agama lain. Tetapi mau bagaimana? Kita tidak hidup dalam teori, begitulah kondisi yang nyata terjadi di atas tanah Indonesia ini, tiap Agama membuat dinding tinggi yang sangat sensitif.

Di Indonesia keadaan lebih menyedihkan, orang di sekitar saya begitu mempermasalahkan Agama. Seorang Cowok akan segera putus asa begitu mengetahui ia berbeda Agama dengan cewek incarannya. Saya sejak dulu merasa hal ini adalah sebuah kebodohan, SAYA LEBIH SETUJU DUA ORANG BERBEDA AGAMA BERSATU KARENA CINTA, DARIPADA DUA ORANG YANG SALING MENCINTAI BERPISAH KARENA AGAMANYA. Dan mereka yang sering bertanya kau agama apa? dia agama apa? mereka agama apa? adalah tipe orang menyebalkan bagi saya. Apa yang kau ributkan dengan Agama, mereka manusia sama seperti mu. Saya lebih menghargai seseorang yang bertanya "orang itu dari Planet apa?"

Lalu saya mencoba mendefinisikan Agama itu sebenarnya apa. Dan saya memperoleh agama adalah sebuah kepercayaan. Oleh karena itu dimata saya semua orang adalah beragama dan percaya adanya Tuhan dalam berbagai versinya. Bahkan mereka yang mengaku atheis/tidak beragama bagi saya termasuk memiliki Tuhan dan beragama. Sama saja kan, kepercayaan mereka adalah tidak ada Tuhan, oleh karena itu mereka percaya pada diri sendiri yang berkuasa diatasnya, Tuhan adalah dirinya sendiri. Kita tidak bisa mengatakan mereka salah dan kita benar. Dalam kondisi sebaliknya kita adalah salah dan mereka benar. Mempermasalahkan benar salah inilah yang kadang memicu konflik. Betapa inginnya saya mengatakan kita semua benar. Kau percaya seperti itu benar, saya percaya seperti ini benar, sungguh tidak ada yang salah!

Sejauh ini tulisan saya, saya menyadari kekacauan yang terjadi bisa dilihat lebih jauh lagi akar permasalahannya. Masih ada sesuatu setelah agama, agama hanya digunakan sebagai mediasi. Dan sejak awal manusia serakahlah yang menjadi awal kekacauan, manusia ingin kekuasaan, ingin kemasyuran, ingin pembuktian bahkan kekayaan. Sehingga Agama menjadi tameng dan pendorong untuk memicu pertikaian.

Jika sekali lagi saya ingin mengatakan kekacauan disebabkan karena Agama. Agama akan kembali bertanya pada saya; "Apa dalam ajaran saya ada perintah untuk berperang? Apa saya memintamu untuk menjadi sensitif dengan orang lain?" Mungkin ada beberapa Agama yang menginginkan seseorang menikah dengan mereka yang se-iman. Lalu kenapa ini diartikan lain, saya menangkap kalimat se-iman adalah manusia yang percaya pada kebaikan. Apa kita tidak boleh menikahi manusia yang baik, hanya karena ia berbeda Agama. Tetapi sampai saat ini syukurlah tidak ada seseorang yang masuk penjara karena menikah beda Agama. Saat itu terjadi saya akan sangat khawatir dua-tiga hari lagi Bumi ini akan berhenti berotasi.

Yang saya tarik, kita tidak bisa dengan mudah mengatakan Agama lah yang memicu perang. Ada manusia picik yang berperan didalamnya untuk kepentingan kelompok atau pribadi. Menurut saya janganlah kita terlalu merasa paling benar dalam hal ini, sebagian besar pemeluk Agama, memperoleh agamanya sejak dia lahir dan memperoleh ajaran-ajaran sesuai Agama yang dianutnya. Lalu apa seseorang yang memperoleh sesuatu tanpa dia pertimbangkan itu berhak mengatakan dia paling benar dan orang lain salah. Jika mau salahkan orang lain, salahkanlah Tuhan, kenapa mereka terlahir di agama berbeda. Tetapi itu tidak mungkinkan.

Seperti yang dikatakan seorang tokoh India yang saya lupa namanya; "Kita harus menyadari, perbedaan bangsa, Agama, Ras, Sistem Politik semuanya itu berada di level 2. Biar bagaimanapun kita harus tetap kembali ke lv. 1 dan menyadari mereka yang berbeda itu adalah sesama manusia ciptaan Tuhan yang kita percaya. Seberapa berbedanya, kita tetap sama sebagai manusia."

Boring Dragon, too lazy just for keep his treasure

Man: where's the treasure?

Good Dragon: Just go straight from here..

man: Hmm.. you are so kind, don't u try to kill me, like the other dragon?

Good Dragon: Yeah, I just quite to do that stupid habit, every dragon keep their treasure, don't u think that's very ordinary..

Ayo menulis!

Jangan terjatuh dari kursi anda oleh judul di atas atau tiba-tiba menjadi klepto dan mencuri seluruh isi Indomaret yang terkenal sbg minimarket resmi aksesoris World cup 2010.

"Bagaimana mungkin tidak akan terpeleset, saya tahu anda seorang mahasiswa DKV dan jelas-jelas tampang anda jauh dari seorang sastrawan, bagaimana mungkin anda memposisikan diri sebagai aktifis kegiatan rajin menulis?" kata seorang sahabat entah dari mana.

Sejujurnya saya tidak tahu siapa sahabat yang ngoceh itu, dan saya tidak akan berniat minta maaf sama sekali atas fenomena membingungkan ini (sy menggunakan kata fenomena agar permasalhan terdengar lebih kompleks).

Posisi sy memang kurang etis dalam hal ini, tetapi satu hal yang jelas, saya suka tulisan dan menulis. Jadi tidak masalahkan jika saya mengajak orang lain agar menyukai apa yang saya suka. Jika ini menjadi masalah anda sehingga kemudian tidak bisa tidur,... itu sangat lucu, dan menyenangkan bagi saya. Membuat orang yg tak dikenal tidak bisa tidur itu menyenangkan. Apa? sya mendengar ada yang mengatakan, "Kau mengganggu bangsat!"

Kita ke topik saja, jujur saya sangat tidak suka basa-basi. Dan empat paragraf diatas bukan basa -basi itu hanya sekedar omong kosong. Saya memperoleh teknik baru dalam penulisan yang saya sebut interview diri sendiri, bacaan seperti ini kemungkinan di baca seseorang lebih tinggi dari sekedar menulis beratus-ratus paragraf. Jadi kita langsung saja..

W: Sejak kapan anda menulis?
G: Kenapa anda bertanya seolah-olah anda wartawan majalah sastra?

W: .........
G: Oke itu bercanda, saya menulis sejak kelas 6 sd

W: bisa diceritakan knp anda bisa menulis?
G: Kali ini anda benar2 seperti wartawan majalah sastra... dimana anda belajar?

W: Hey, bisa tidak tanpa bercanda seperti itu, semua tahu ini hanya percakapan yang dibuat satu orang. Sang penulis bisa terlihat berkepribadian ganda, kurasa tampangnya sudah cukup membuat hidupnya menyedihkan, jangan ditambah isu -isu kepribadian ganda.
G: Oke, oke saya mengenal kondisinya, tetapi saya hanya berusaha membuat tulisan ini terlihat lebih lucu.

W: Jawab saja!
G: Ah, ya waktu itu yang jelas bukan pelajaran matematika, kelas saya disuruh menulis catatan sehari-hari seperti buku harian. Sejak saat itu saya menulis walaupun terputus-putus.

W: Ceritakan kenapa anda bisa terus menulis?
G: Tunggu, sejenak saya berpikir saya seperti orang bodoh, membuat pertanyaan sendiri dan menjawabnya sendiri pula.

W: Saya sejak awal merasa seperti itu,...
G: Jadi apa kita lanjutkan?

W: Sudah terlanjur di cap bodoh oleh orang yang mungkin membaca ini, jika dihentikan, tetap saja terlihat bodoh, jadi lanjutkan saja, jawab saja pertanyaan sebelumnya..
G: Hm.. ada hal yang menarik dari kegiatan menulis catatan sehari-hari, menulis setiap pemikiran anda setiap hari itu akan sangat berguna sehingga di kemudian hari anda bisa mengevaluasi segala pemikiran anda sejak kecil dan melihat bagaimana otak anda berkembang.
Apa anda akan bertanya lagi?

W: lanjutkan saja..
G: Jadi seperti menulis kegiatan sehari-hari, aktifitas anda disebuah buku akan membuat anda sadar bahwa selama ini hidup anda memiliki suatu pola yg berkembang, yang belakangan saya sadari setelah membaca kembali catatan-catatan lama. Bagaimana di masa SMP saya hanya berpikir tentang hubungan relasi antar teman-teman, dan bagaimana saya melihat gadis yang saya suka, kemudian memasuki kelas yang tinggi dimana saya mulai mengkhawatirkan akan apa yang saya lakukan kedepan. Dan berpikir lebih kompleks tentang sebab akibat.
Semua itu tercatat dengan baik di buku catatan, dan banyak pemikiran saya yang saya tulis disana. Saya kaget sendiri ternyata saya sudah memikirkan pemerintahan Indonesia sejak kelas 3 SMP, dimana, saya menulis sesuatu yg bahkan sy sendiri terkadang berpikir, knp sy bisa menulis seperti itu. tulisan kecil itu seperti ini, "Negara ini lucu mengadakan UAN, selamanya pemerintahan akan berjalan kaku jika tidak ada perubahan dari pemerintah, pergerakan!"
Apa ini masih wawancara?

W: saya masih disini, menarik..
G: Saya sendiri selalu tak menyangka dengan apa yang saya pikirkan dulu..

W: Bukan itu, kata-kata tentang "melihat gadis yang saya sukai." Saya bisa membayangkan anda seperti laki-laki penakut.
G: Kurasa kita membicarakan masalah yang lebih kompleks saat ini..

W: Anda sudah bercerita tentang masa SMP, bagaimana dengan SMA? Saya yakin anda masih mencatat tentang mengintip gadis yang disukai..
G: Hey, apa anda menyadari anda menyindir diri sendiri?

W: Ada yang salah dengan menyindir diri sendiri? Kurasa tidak.. ayo ceritakan lagi tentang kecacatan anda yang lain..
G: ..... Di masa SMA, saya mencatat tentang bagaimana saya memutuskan pindah ke SMA yg lebih bermutu. Di masa ini kegiatan menulis cukup kurang karena proses pembelajaran yg cukup intens.. hingga akhir SMA kelas 3 saya mencatat tentang bagaimana dilema saya tentang UAN yang saya publish di facebook. Berjudul, SISI TERGELAP UJIAN NASIONAL, ini tulisan yang terpengaruh dari catatan saya dimasa SMP.
Selanjutanya saya masih terus mencatat berbagai hal-hal yang terjadi di Indonesia, dari gempa bumi, berita yang menghebohkan dunia, dan berbagai istilah2 yg menurut saya penting. Semuanya tercatat tidak rapi, dan berbagai selipan catatan kecil.

W: Saya sangat sedih..
G: Anda seharusnya bangga, kenapa?

W: Anda bahkan tidak menyinggung sama sekali tentang seorang gadis..., dibanding SMP ini jauh lebih menyedihkan
G: ..... Mengenai hal itu..., (membolak-balik halaman) kurasa saya menulis beberapa gadis, tetapi sepertinya saya lebih tertarik dengan hal-hal yang lebih kompleks sehingga mereka terlupakan.

W: Terdengar sangat familiar, berusaha melupakan karena tidak mampu..
G: Kurasa kita semua mengerti perbedaan imbuhan ter- dan me-, bisa beri saya pertanyaan yang lain?

W: Anda gay?
G: Kurasa anda perlu melihat koleksi majalah porno saya.., dimana point yg menghubungkan menulis dengan perilaku menyimpang itu?

W: Jadi anda normal?
G: Saya bahkan lebih normal dari seorang Arjuna. Apa anda akan kembali ke topik utama? Atau saya pulang saja..

W: Hmm, anda hanya menulis catatan sehari-hari, apa anda pernah menulis sebuah novel atau cerita?
G: Sering sekali, sejak SD walaupun itu dalam bentuk komik, kemudian saya pernah menulis novel tentang kekacauan dunia dimasa depan, berbau permainan politik dan perang antar negara, dengan intinya penciptaan mesin waktu yang mengakibatkan negara-negara saling berperang merebutkan mesin itu.

W: Apa novel itu selesai?
G: Tidak selesai, karena laptop saya yg di instal ulang dan datanya hilang, hanya sepupu2 saya yang pernah membaca cerita itu hingga halaman ke-60an Microsoft word dengan ukuran font 12.
Kemudian banyak lagi cerita-cerita yang saya tulis, ada yang selesai dan ada yang tidak selasai karena tersesat sendiri di tengah cerita.

W: Lalu betapa percaya dirinya anda mengajak orang lain menulis dengan rekor menulis yang buruk seperti itu...
G: Jangan terlalu menekan saya dengan hal sepele,

W: Sebutkan judul-judul cerita yang pernah anda tulis, saya cukup siap mendengar judul-judul norak..
G: Perahu masa depan, Leo, lengkingan di Laboratorium, Hati yang tak selesai, Githa dan Sherlock Holmes Palsu, ada beberapa lagi namun tak berjudul,

W: dari judul-judul diatas mana yang selesai?
G: Lengkingan di Laboratorium, Githa dan Sherlock Holmes Palsu... Leo sebenarnya selesai tapi ikut hilang bersama Perahu masa Depan.

W: Astaga, cuma 2?!!
G: ......eh, 3

W: Kurasa 2, anda benar-benar tak tahu malu mengajak orang lain menulis!
G: Saya pulang..

W: Tunggu dulu, buat pesan terakhir anda?
G: Apa maksudnya pesan terakhir? Sebagai wartawan perhatikan bahasa yang anda gunakan.., ajakan terakhir di wawancara bodoh ini.

Satu hal yang pasti menulis itu memberi manfaat bagi anda. Sejak dulu tulisan terkadang lebih jujur dari kata-kata sehingga terciptalah surat. Dengan menuliskan pemikiran anda pada sesuatu, tanpa anda sadari, anda akan mampu melihat sesuatu lebih dalam dengan menalaah setiap kata-kata yang anda tulis. Secara tidak langsung anda kemudian akan lebih mengenal diri anda dan menjadi lebih terbuka dengan setiap kejadian.

Mulailah menulis apa saja. Jika anda orang yang mengutamakan persahabatan tulislah bagaimana sahabat anda hari ini atau hubungan anda dengan sesama. Atau seorang yang mengamati perkembangan perpolitikan di Indonesia, tulislah bagaimana kasus Ariel Luna yang mampu menutupi pemeriksaan kasus Bibiet - Chandra, ataupun anda gemar yang lain tulislah tentang hal itu.

Anggaplah setiap anda menulis, anda meninggalkan jejak dibumi ini. Walaupun mungkin saya tidak sehebat orang-orang besar yang pernah menulis karya sastra luar biasa, tetapi biarlah catatan kecil tulisan saya bisa menjadi pesan untuk seseorang dimasa depan. Saya selalu bersemangat jika membayangkan cucu-cucu saya membaca tulisan kakeknya di masa lalu.

W: Hey, apa kau lupa saya masih disini..

GATOT KACA IN MY VERSION

sepertinya dunia akan lebih aneh lagi

Facebook scara tdk langsung sdh menjadi dunia dgn dimensi lain bagi sebagian org yang dikategorikan "addicted", sy mengamati saat mereka memasuki dunia tersebut (via smartphone bernama aneh Blackberry), mereka seperti robot dengan pikiran yg tak berada di lingkungan dimana mereka berada.

Suatu kejadian saat sy sedang di lift sehabis kuliah, 2 orang wanita kira 20 tahunan, masuk berurutan kedalam lift seperti robot. bagaimana tidak? Mereka berjalan tanpa melihat lingkungan sekitar, mata hanya terkonsentrasi di layar blackberry, dan jempol mereka aktif bergerak di pads mobile gemuk itu mengeluarkan suara "tik tik tik tuk tik, seperti robot. Saya yakin dua org ini berteman, tapi sepertinya mereka lbh tertarik ngobrol dengan seseorang yg jauh menggunakan huruf2, ketimbang berbicara secara langsung. Entahlah sepertinya hal itu lebih berseni sedikit. Saat sy sampai dilantai tujuan saya di lt. 9, mereka masih asyik mengeluarkan bunyi tik tik tik tik tuk itu, hingga kemudian tersadar mereka lupa menekan lantai tujuan. Sebelum saya benar2 keluar lift, sy mengintip, santai saja salah seorang menekan lt. 5, dan kembali mengeluarkan suara tik tik tik tik.

Tak ada yang salah dengan hal itu, hanya saja, sejenak membayangkan bagaimana untuk berapa tahun kedepan, sepertinya dunia akan lebih aneh lagi..

The Beast and the beauty


Saya tidak yakin apa sebenarnya monster ini. Belakangan saya sering menggunakan Photoshop untuk digital painting, beberapa saat yang lalu entah mengapa Corel Painter 11 yg sering di anak tirikan menarik perhatian saya. Software itu saya buka dan sekedar mencoba-coba apa yang di tawarkan software keluaran corel ini jadilah mahluk berwarna kuning di atas. Hasilnya saya suka, dan sepertinya saya akan segera berpindah ke corel Painter untuk Digital painting.

And look at my new sign. Pretty cool, isn't? What? It's bad? LANG, okay, too simple and little stupid, but I can't use my brain fully just for a nick. Saya memikirkan tentang GAL, GEL, but, agak terkesan banci menurut saya. Mungkin karena Girl jika dibaca terdengar seperti Gal atau Gel.



MY FIRST REALIS PAINT with Dakota Fanning


Saya seorang warga Negara Indonesia yang sangat bangga pada negaranya. Mimpi saya seluruh warga Indonesia bisa memiliki semangat Nasionalisme dan rela berkorban demi negara ini.
Tapi satu hal yang sangat menyebalkan Dakota Fanning selalu membuat saya ingin menjadi orang Amerika.

Practice with wacom


Hm, latihan-latihan.., robot ini ingin berteman dengan bayi naga. Tapi sepertinya sia-sia..

Waktu ini selesai, saya bertanya-tanya, apa yang saya gambar??

My first Yellow Robot

Waktu berlalu dan kota Radangtenggorakan akhirnya sepenuhnya tercemar oleh pancaran Radio Aktif. Terlihat sesuatu berwarna kuning melayang cepat dari arah kota dan mendarat dramatis di depan kamera.

Kameramen: Apa yang kau lakukan di depan kamera fish eye ku?

Robot kunging: bukan apa2.. apa kau melihat koin logam di sekitar sini?

EVEN ROBOT CAN Laugh


Saya tidak tahu wajah siapa yang secara misterius menjadi model saya.

Even robot can laugh, hanya untuk sedikit menyungung manusia yang terkadang terlalu serius menanggapi masalah. Sekali-kali tertawa lepas akan sangat menyenangkan. Tertawa adalah kunci awet muda..., jadilah carilah sumber tertawa dan kemudian tertawa bersama-sama.

My First Dragon in Wacom

The Red Dragon say "Groar!! Sekarang tahukan kenapa saya tidak suka hujan! Lihat, kulitku terlihat berkilauan, ini tidak lucu!"

Robot and Dragon Discussion

Hmm.. ini sketsa kasar saya, keliatan ya, I love to draw dragon and robot, and now they meet each other in one paper. Apakah pembicaraan yg terjadi?

Robot: Jadi bagaimana kabar mu?
Naga: Kurang sehat..
Robot: AH, ga bagus, memangnya knp?
Naga: Saya berhenti makan manusia..
Robot: Ah itu bagus, semacam vegetarian,
Naga: yah begitulah,
Robot: Lalu kau makan apa sekarang?
Naga: Semacam makanan kaleng,
Robot: Seperti Sarden..
Naga: Tidak,
Robot: lalu?
Naga (memandang robot): Kau sepertinya enak..

WHAT A DAY!

Halo pembaca setia saya,..... ah sunyi...., penulis yg dulu laris manis ini kini di tinggal pembacanya. Masa lalu memang begitu indah.

Seminggu ini diawali dengan suatu aib besar dimana saya tidak masuk ke Gereja di hari minggu. Buruk memang, apa lagi dengan alasan menyedihkan, "saya malas". Saya dikalahkan keinginan daging. I'm so sorry at this point.

Ah, hei kamu yg membaca blog ini, perbaiki tatapan merendahmu! Bukan berarti saya sepenuhnya buruk. Saya tetap berdoa pada Tuhan agar selalu disertai sepanjang hidup ini, oleh karena itu di hari senin lalu saya bertemu mobil keren ini di lampu merah:

Ini pertama kali saya melihat truck penyedot tinja secara langsung. Selama ini jujur saja mobil ini hanya sering terlihat di TV atau pun komik2 humor. Dan senin lalu bisa melihatnya secara langsung, so amazing exprience..

Saya menamai truck ini "the WTF",..Mobil ini berwarna kuning, benar-benar tersurat penyampaian warnanya. Yah kita tahu shit is yellow, and warna huruf dan selangnya biru. Mengartikan air yg lekat dengan Higienis..., yeah no problem with the blue, but the yellow? wtf..
Dan pria berhelm pink itu semakin memeriahkan suasana.

Hah? Saya mendengar terikan, "freak loe!" Siapa yang freak? Saya? AH sungguh kurang ajar, itu benar...





Oh ya, hari ini saya membawa pulang sebuah speaker for computer. Harganya murah2 saja sekitar 280ribu, but its good, the bass hit my heart. Mereknya simbadda. I have a new experience when play again Modern Warfare 2.

Night of Saturday

Hari apa ini? Jumat..AH betul hari sabtu. Jangan membayangkan galang larope sedang menulis dengan antusias di sebuah club malam berfasilitas Wi-fi. Kali ini seperti kebanyakan malam Minggu sejak kuliah. Malam ini habis di kamar pengap, berdebu, dinding yang terkelupas dan kasur yang mengeluarkan kecoa.. Kenapa? Tatapan apa itu? Sudah jelas itu bohongkan, jangan memasang wajah keheranan di saat saya berbohong.

Kita ingat dulu, malam minggu kemarin saya kemana? Ah sesuai catatan harian, disini dikatakan "hari ini sampe di rumah pukul 10.34, detiknya tidak bisa dihitung,". Menurut informasi disini saya baru pulang dari Plaza Semanggi. APa yang saya lakukan disana? Saya tidak tahu? Yang jelas dengan seorang wanita... kenapa? Salah saya berbohong?

Berarti malam minggu yang lalu saya keluar. Lalu kita liat malam minggu sebelum itu, ah catatan harian tidak menulis apa-apa disini, selain tulisan kecil di sudut,"Saya tidak menulis selain MASJUMNU." Saya ingat ini tulisan rahasia, tapi sayangnya saya sendiri lupa cara membacanya. Kesimpulannya malam minggu 10 April, tidak terjadi apa-apa tetapi mungkin terjadi apa-apa. Harap diingat saya tidak pernah melucu dengan kebodohan saya.

Ah, apakah kita harus membahas malam minggu sebelumnya lagi? memang niatnya akan saya bahas, karena ada tulisan menarik di buku catatan saya, misalnya tentang cewek cantik di kolam renang, cutter patah, komputer yg berhenti berkedip, dan tentang lantai 12 yg misterius. Tapi, mengapa saya harus membahasnya, saya tidak digaji akan tulisan yang bahkan tidak dibaca oleh orang yang sedang sial. Jadi suka-suka saya jika tiba-tiba berhenti di tengah. Oke jadi selesai disini.

Oh tunggu terakhir, mengenai MASJUMNU sudah terpecahkan dan itu ternyata nama seorang wanita. Hm siapa kah wanita itu? kalo penasaran sebaiknya jangan, karena apa sebenarnya urusan anda dengan saya disini?

Broken Heart


Cerita kali ini tentang teman saya. Saya terkejut ada sms masuk tengah malam, menanyakan apakah saya masih bangun? (Sms itu sok-sok pake bahasa Inggris lagi) Oh ternyata teman dari masa SMA, seorang cewek meminta saya menulis note tentang patah hati. 

Apa yang terjadi? Oh oh oh... dia ternyata sedang sakit hati dan merasa digantung, lalu di campakan begitu saja oleh seorang cowok, saya tak berpikir ia dicampakan oleh cewek juga... lagi pula ia tak berbakat menjadi lesbian. Oh so bad... Saya bingung, kondisi seperti ini seberapa parah bagi seorang cewek? Apakah separah saat bulu kaki yang terbakar bagi seorang cowok? Atau mungkin lebih parah saat di sangka akan membeli padahal kita hanya berniat lihat-lihat? 

Saya segera mematok tinggi, ini mungkin sesedih saat kerabat jauh ada yang meninggal. Saya balas sms itu, "wah, turut berduka ya". Setelah terkirim saya merasa sms itu seperti sebuah joke dan terkesan menertawakan. Ow, jangan berpikir seperti itu kawan, saya sama sekali tak merasa ada yang lucu dengan kisah anda.

Sudah lama saya menulis hal-hal tak berguna yang ternyata di baca oleh teman-teman saya. Niat saya saat memulai menulis dulu, tak lebih membagi apa yang saya pikirkan. Tak ada sama sekali niat menggurui seseorang, walaupun terkadang ada kata "jangan" yang saya gunakan. Itu sesungguhnya di tujukan pada diri saya sendiri, karena sejak awal note yang saya buat hanya untuk mengingatkan diri saya yang sering berubah-ubah pandangan. Maklum saya masih seorang bocah yang pandangannya tak konsisten. Saya bahkan terkadang bingung antara James Cameron dan Peter Jackson.

Kali ini saya merasa terharu ada yang mempercayakan apa yang saya tulis untuk menghiburnya. Saya tidak pede menghibur orang lain tetapi yah,.. jika menulis saya tak akan segan segan mengatakan apa saja yang saya pikirkan. Tak ada yang menjamin si cewek tak akan tersinggung atau malah hatinya semakin buruk.

Lalu anda sudah bosan saya tak langsung ke titik persoalan. Jangan sok marah dulu, saya bahkan mungkin lebih bosan dari anda, masalah borken heart ini susah jika tak dialami sendiri. Sementara saya tak pernah begitu memikirkan hal hal sensitif seperti ini. Saya mungkin belum mengalaminya. Yah, bukan sok jagoan, yang suka teriak-teriak "gue ngga pernah sakit hati!" Ada perbedaan besar saya menggunakan kata "belum" dan "tidak". Suatu saat mungkin, hanya saja jangan sampai kanker hati. 

Dalam hal ini, jujur saja tak ada yang dapat saya tulis. Tetapi heran juga, basa basi saya telah habis 6 paragraf. Tiap paragraf saya memikirkan apa yang sebaiknya saya katakan.

Baiklah, hmm.. saya tidak membela siapapun tetapi yang jelas tiap kejadian pasti ada alasannya. Jangan segera men-judge ini salah orang yang mencampakan anda. Saat suatu hal buruk menimpa anda, carilah apa alasan hal itu harus terjadi. Kemudian liat diri anda. Renungkan, mengapa hal tersebut harus terjadi pada anda. Oke anda mungkin mengatakan saya tak berperasaan sambil memaki-maki notebook di depan anda. Anda berkata begini, "Hey! Jelas ini salah dia, hati saya sakit harus ada yang bertanggung jawab atas apa yang saya rasakan! Sementara kamu meminta saya menyalahkan diri saya sendiri??!"

"Bukan begitu" Kata Galang ketakutan, terlihat mengecil di sudut rumah. Pahamilah, ada kalimat populer untuk masalah ini; "Kamu memikirkan dia sementara dia belum tentu memikirkan kamu." Coba dikaitkan dengan kondisi kamu: Kamu sakit hati, kecewa, memaki-maki dia di rumah, fotonya dikumpulin terus di bakar di halaman belakang, tiba-tiba tetangga anda yang terkejut melihat asap, berteriak panik. Polisi bersama satgas dari pemadam kebakaran berhambur ke rumah anda yang ternyata tak ada apa-apa. Tetangga anda yang ternyata adalah nenek2 berusia 79 tahun dan sebentar lagi ulang tahun, di tuduh memberikan laporan palsu. Ia mendapat peringatan keras dari kepolisian membuat ia terus memikirkan masalah ini. Kolesterolnya yang baru sembuh dari sebuah program penurunan kolesterol di TV kembali naik, tepat sejam sebelum ulang tahunnya ia meninggal karena stroke.

Lihat? Karena ulah mu, seorang nenek2 yang tak ada hubungannya meninggal tragis. Setelah di selidiki nenek itu masih kerabat jauh orang yang menyakiti anda, berhubung sang nenek yang malang tak memiliki anak, segala harta warisan jatuh kepada siapa yang anda sebut penyakiti hati in english Broken Hearter. Secara tak langsung anda sakit hati dan dia senang hati tanpa tahu apa-apa. Double knock down!!

Baiklah anda mungkin memaksakan diri membaca cerita berlebihan di atas. Saya mengerti anda sakit hati, dan hal tersebut adalah alamiah pada diri seseorang. Karena kamu wanita, pergilah ke kamar, kunci pintu pastikan juga jendela tertutup rapat. Hey hey.. tunggu dulu kenapa anda mengambil tali? Saya tak mengatakan apapun tentang bunuh diri! Bukan bunuh diri, tetapi "menangislah", pastikan sekeras mungkin, dan kuras habis air mata mu. Menangis itu bukan hal yang buruk, saya pernah membaca hal ilmiah tentang hal ini, yang jelas kondisi mu akan jauh lebih baik saat kamu selesai menangis. 

Lalu? Tentu saja itu bukan tips yang harus dilakukan 3 x sehari. Cukup sekali, sakit hati anda mungkin masih ada. Tetapi cobalah berusaha untuk menghilangkannya, mungkin memang susah tetapi cobalah. Jangan terus di naungi awan gelap, cobalah kembali ceria. Seperti yang saya telah katakan cobalah merenungkan hal itu dan ambil hikamahnya, banyak hikmah dari kejadian kamu. Mungkin: Saat kamu tengah bersedih dan kepala kamu nunduk ke bawah, kamu menemukan Rp 100.000 jatuh. Oke itu bercanda, saya menikmati bercanda dengan orang yang sakit hati (iblis speaking). 

Belajarlah dari pengalaman itu, apa yang telah terjadi dengan anda berdua, pelajari apa kekurangan anda, dan segala hal tentang hubungan anda itu. jangan terus di pikirkan, jika toh memang cowok anda itu seorang maniak yang suka menyakiti hati orang lain, dia akan terkejut melihat anda yang ceria. Segera sapa dia tunjukan tidak ada yang terjadi dengan anda walaupun anda mungkin telah menangis seharian di kamar. 

Sakit hati adalah wajar. Semua orang secara alamiah akan mengalaminya. Seperti peribahasa dulu, "menangislah jika harus menangis." sakit hati lah jika harus sakit hati. Semakin anda menolak sakit hati, akan semakin sakit hati anda. Ibarat anda mendorong paku. Semakin anda dorong, paku itu akan makin menancap, tetapi jika anda mengikuti dorongannya paku itu tak akan begitu sakit.  

Kesimpulannya; "Jangan terus tenggelam dalam rasa sakit itu, tetapi cobalah, berenanglah hingga mencapai arus tenang. Itulah hidup, Pahamilah itu hanya merupakan secuil dari bagian hidup anda yang kelak akan menjadi bahagia. Jika telah memahaminya saya yakin apa yang kamu alami saat ini hanya akan terlihat sepele. Yah, tentu saja walupun tidak sesepele itu bagi anda, tetapi itu hidup mu, your responsibility... milikmu yang harus kau jalani dan perjuangkan, apa yang saya katakan telah semua dan sesungguhnya tak berguna, selanjutnya merupakan tugas mu untuk menyelesaikannya..,that's a life... Life Life Life. hahaha"

SHERLOCK HOLMES MY REVIEW


Mungkin telat, dan anda sudah tak berniat menontonnya. Tetapi tak masalahkan? Saya hanya ingin sedikit menghibur Guy dengan Sherlock Holmesnya.

Saya seorang penggemar Holmes yang bukan berumur 70 tahun ke atas. Saya banyak membaca bukunya; sejak awal karirnya, terbunuh oleh Moriarty dan bangkit kembali dari neraka, hingga akhirnya terus hidup dan menjadi karakter abadi bersama Watson, dokter sahabatnya.

Lalu saya mendapat kabar tentang Sherlock Holmes the movie terbaru dari sebuah majalah. Tentu saja saya sangat antusias. Apalagi melihat nama Robert Downey Jr salah satu aktor favorit saya yang akan menjadi Holmes, yeah walaupun agak skeptis dgn Guy Ritchie yang kabarnya sutradara yang kental dengan action. Tetapi melihat karya pertamanya di The Hard Case, saya rasa dia akan memberikan kejutan di Sherlock Holmes. Bumbu crime fiction di Hard Case mungkin akan hadir kembali disini. Dan yah, itu benar... saya terkejut melihat Sherlock Holmes yang berotot disini.

Saya mungkin memang tidak mendapat apa yang saya harapkan dari film ini, bisa dikatakan tidak sesuai dengan imajinasi saya tentang dunia Sherlock Holmes di novel. Tetapi bagi saya justru itu lebih baik, dan Guy Ritchie tidak mengecewakan sama sekali, dia menghindari mempi buruk saya akan tertidur di bioskop dengan Sherlock Holmes dan Watson yang datar. Disini Sherlock Holmes lebih familiar dengan detektif abad ini, karakter yang diperkuat, dan Watson yang lebih langsing dari imajinasi saya, ternyata lebih lucu.  Bukan berarti karakter di film ini melenceng dari novelnya, mereka hanya di perkuat. Yah, mungkin mereka yang berumur 70an akan mempermasalahkan pipa rokok Holmes yang absen disini. Dan juga topi dan mantel berenda.

Secara garis besar film ini menceritakan tentang Lord Blackwood bangsawan yang ditangkap oleh Holmes dan di jatuhi hukuman mati karena penggunaan sihir hitam. Kasus dimulai saat Blackwood yang telah tewas terlihat bangkit kembali dari kuburnya oleh seorang penjaga makam, hal ini kembali mendorong Holmes bersama Watson untuk kembali menelusuri kota London guna mencari kebenaran tentang kebangkitan kembali Lord Blackwood. 

Di film ini juga di hadirkan kembali Irene Adler , seorang wanita yang pernah mengalahkan Holmes dalam kisah novelnya. Disni Irene hadir dengan plot tersendiri. Apa yang dilakukan Irene disini bagi saya memberikan pertanda akan adanya sekuel dari kisah ini. Jika anda juga penasaran sebaiknya segera ke penjual DVD bajakan terdekat. Oh baiklah itu ilegal. Entah mengapa terkadang saya merasa di Indonesia bajakan bukan hal yang ilegal, mungkin karena memang tak terlihat ilegal, hanya terdengar ilegal.

Film ini memang menuai protes dari penggamar fanatik novelnya, entah almarhum Conan Doyle ikut cemberut di alam baka sana, tetapi yang jelas film ini sama sekali tidak buruk. Perbedaan di novel dan film sudah sewajarnya terjadi, karena sejak awal media ini memang dua hal yang berbeda. Saya bisa dikatakan penggemar novelnya, tetapi saya tidak kecewa dengan film ini, mengapa? Karena saya menyadari perbedaan media film dan novel, kehadiran aksi laga di film ini memang mendapat porsi lebih ketimbang kebiasaan Holmes duduk di bangku kemudian berpikir. Tetapi justru disinilah letak perbedaan itu, ingat, novel adalah sebuah buku dimana kita di tuntut untuk berpikir dan berimajinasi seturut alur cerita. Tetapi ini Film, disini kita disuguhi tampilan visual, jika anda mengharapkan melihat holmes yang terus berpikir sepanjang cerita, saya mungkin orang pertama yang akan tertidur di atas kursi empuk XXI. 

Kesimpulannya, Guy Ritchie sama sekali tidak mengecewakan. Ia menghadirkan karakter Holmes yang baru, sedikit berbeda dengan Holmes yang di novel, tetapi ia tetap Holmes, saya tetap merasakan kehadiran Holmes milik Conan Doyle di film ini walaupun tanpa pipa rokok dan topinya. Jude dan Robert terlihat kocak dan serasi di film ini, sebuah nilai plus untuk Guy Ritchie dalam memberikan duet Holmes Watson yang tepat. Dunia yang dihadirkan Guy Ritchie hadir lebih fresh dan sesuai dengan selera di abad ini. Beruntung ia tak memakasakan kita menonton film yang disesuaikan dengan selera kakek kita.

Film ini mungkin mengecewakan mereka yang sering mengenakan pakaian2 ala Holmes di acara-acara cosplay. Tetapi jika anda mau sedikit bertoleril , film ini akan sangat menghibur. 



Mainan Kayu


Lamunan...

Di bayang-bayang kelabu gedung tinggi

Senyuman...

Di puncak tertinggi di antara kilauan

Aku berdiri disini di bawah langit menopang kehidupan bobrok

Di sana para manusia dewa dengan keretanya bernyanyi riuh

Di sini tak seorang pun tersenyum, aku juga

Aku ingin kereta mewah mereka membawaku mengelilingi langit

Maka aku berjuang mencapai langit yang sama dengan mereka

Melihat hal yang sama dengan para dewa

Mungkin berhasil, sungguh mungkin, mungkinkah?

tetapi.....

Tak ada cawan untuk ku disana, langit menolakku dengan badai

Aku harus turun darimana aku berasal

Aku kecewa dengan perasaan bersalah

Menolak hidup

Menolak takdir

Menolak mimpi di bumi

Aku miskin dan kedinginan di bumi

Melihat kereta mewah itu lagi... aku terpikir

Kembali ke ke hutan, baiklah aku akan bermain saja dengan mainan kayu...

REVIEW 1ST SEMESTER: DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

Banyak anak SMA dan sederajat yang salah kaprah dengan jurusan ini, atau mungkin lebih tepat saya mengatakan; salah "mengimajinasinya". Dan itu termasuk saya yang saat itu masih penuh semangat di bangku SMA.

Saya dulu berpikir, saya punya modal cukup kuat di desain. Pengalaman sy di lomba2 desain di masa SMA bisa dikatakan cukup, walaupun tak bgitu bnyak yang dimenangkan. Saya merasa saya bisa menggambar dengan baik, dan terkadang orang menilai sy kreatif. Begitulah pemikiran saya di jaman dulu, menurut saya: SAYA KUAT DI BIDANG INI.

Dan apa yang terjadi dengan pria optimis ini setelah melewati satu semester yang singkat, tetapi tingkat kepadatannya melebihi range yg disediakan? Yah, cukup menyedihkan saya rasa, mengapa? Realitas yang terjadi sungguh berbeda dengan apa yang di bayangkan di masa2 optimisme dulu. Salah satu yang benar jauh dari imajinasi liar saya ialah, relasi dengan benda warna-warni menjijikan: CAT POSTER.

Memang bagi sebagian mahasiswa itu bukanlah beban, bahkan ada beberapa mahasiswi yang menganggap cat poster adalah "mainan". Baginya itu menyenangkan, di bagian ini jelas saya iri. Andai saya perempuan, mungkin tidak akan masalah melakukan hal membosankan itu sepanjang hari, mengecat benda seukuran A4.. dengan kuas ukuran kecil LoL. Masalahnya saya pria, dan saya cukup brutal dalam mengaplikasikan kuas. Alhasil kinerja saya di Teori Warna bisa dikatakan sangat tidak baik, tetapi sangat tidak buruk juga. Di mata kuliah ini penekanan ada pada kerapian. Right! kerapian, sementara saya bahakan tidak menyisir rambut saat kemana-mana, bahkan pesta pernikahan.

Sementara itu di tabel lain di binusmaya, ada sebuah mata kuliah lucu yang tak jelas, ialah Nirmana Datar. Saya tidak bodoh, dan tidak akan mengakuinya, saya paham apa maksud dari Nirmana, dalam bahasa universal ini seperti mencipta sesuatu dari kehampahan. Apapun itu bentuknya, makanya pada awal2 perkuliahan saya mulai mengenal istilah Shape and Line sebagai dasar dari seorang dosen berkumis seperti master kungfu. (Saya menduga dan cukup yakin di kehidupan terdahulu ia seorang pendekar hebat.)

Di mata kuliah ini bisa dikatakan kinerja saya bagus, ini dibawah very good, dan outstanding. Artinya bagus, tetapi tidak begitu hebat. Oke, lalu ternyata saya cukup bisa disini, tetapi mengapa "aneh" dan "lucu" ada dalam benak saya. Gini, Aneh ada pada tugas2 yang diberikan, Contohnya: kami pernah di suruh mengumpulakn benda yg bagi saya sampah di selurh penjuru kampus untuk tugas, tetapi bahkan sampah itu tak terpakai saat pengaplikasiannya pada paper. Kemudian "lucu" ada pada pemberian nilai yang kadang tak terduga. Pernah kejadian sebuah tugas seorang teman saya di puji-puji saat belum di kumpulkan, seluruhnya rata2 menilai ini pasti A. Tetapi kenyataannya, saat tugas mulai di deretkan berdasarkan nilai. Sungguh mengerikan tugas yang terlihat dibuat bgitu susah payah terlihat duduk manis di deretan C dan B, pasrah pada tempat yg diberikan. Banyak kejadian seperti ini dan bahkan ada yang sebaliknya. Disangka bakal E, eh taunya A. Sejak saat itu sy pensiun memprediksi nilai untuk nirmana datar. Ini jauh lebih sulit dari pada mempredikis MU vs Milan.

Ada lagi dua mata kuliah pendukung Bahasa Inggris dan Character Building. Tolong jangan membahas Bahasa Inggris, dalam hal ini saking jagonya saya berbahasa inggris, sepertinya saya perlu mengambil sebuah Semester Pendek (-_-''). Kemudian Character Building, disingkat CB... sebaiknya kita menilai mata kuliah ini dari kepanjangan2 yang dibuat para Mahasiswa teladan. CB ada yang menyebutnya Cabur Bareng, Cicak Boring, Cacat Bener (ini sy tdk bisa memberi komentar). Begitu penilaian mereka, tetapi lucunya disini saya justru berpikir berbeda, bagi saya mata kuliah ini menarik. Pembahasan Psikologi manusia sejak dulu memberikan ketertarikan tersendiri pada saya.

Lalu ada Menggambar, disini saya benar-benar sombong sehingga selalu duduk terdepan saat proses kuliah berlangsung. Ini benar2 mata kuliah yang membuat saya cukup pede untuk duduk tepat di depan meja Dosen. Tujuannya tentu agar saya bisa mendapat tips tips lebih dari para Dosen, dan kini saya mendapat tips rahasia pamungkas yang saya curi dari seorang dosen. Berhubung ini rahasia, jadi saya akan mengatakannya saja. (eh???)

Saat itu saya mengamati buku gambar seorang dosen, dan tertarik dari gaya penarikan garisnya yang menebal menipis dan terlihat begitu stabil. Lalu tanpa basa basi saya segera meminta; "pak, ini gimana.." Belum selesai saya bicara beliau sudah menghabur A3 saya. Tangannya memegan pensil seperti memegang palet yg biasa digunakan pada archilic ataupun cat minyak, sehingga pensil lebih horizontal,. Saat pertama kali saya melihat saya segera menilai caranya benar-benar sungguh tidak nyaman, tetapi setelah di coba:.... ah yah, memang tidak nyaman, butuh waktu hingga akhirnya saya merasa nyaman, dan benar saja, garis yang dihasilkan terjadi perubahan tebal tipis dan jauh lebih stabil, dan bahkan tanpa perlu menekan berlebihan garis terlihat lebih tegas. Kini setiap menggambar teknik itu yang saya gunakan. Yah, jika diingat-ingat lagi hanya di mata kuliah ini saya tidak tidur di bangku paling belakang seperti yang terjadi pada TW.

Next ada SSRB dan Komputer Gratis, eh maksud saya Komputer Grafis. Sorry blakangan ini entah mengapa saya terobsesi dengan hal-hal berbau Gratis. Mengenai Sejarah Seni Rupa Barat, tidak ada yang istimewa disini selain Dosennya yang lucu dan sepertinya cantik. Proses perkuliahan berlangsung gelap, mengapa gelap? Yah, karena rata2 tiapa pertemuan kita akan disuguhkan sebuah film dokumenter apakah itu ttg mesir, yunani, proses pembuatan Mozaik, dll, dan itu menggunakan proyektor sehingga dibutuhkan penerangan yang gelap. Ini benar-benar kesempatan yang tak akan disia-siakan seorang tukang tidur, atau yang tadi malam, menonton Bola. Sungguh saya tak pernah menyia-nyiakannya. Mengenai kinerja saya, saya bisa mengatakan baik. Tak ada yang cukup merepotkan disini.

The last dan dimana progress saya bisa dikatakn baik adalah di sini. Komputer Grafis, ini termasuk dalam prediksi imajinasi saya di masa SMA selain menggambar. Oleh karena itu saya cukup pede dalam hal ini karena sudah diprediksi sebelumnya, ibarat seorang sniper yang siap dengan tiga cadangan scope. Cukup mengejutkan pada awalnya karena saya sempat menilai Adobe Illustrator tidak baik dibanding corel paint yg sudah pernah saya coba-coba. Saat pengambilan tugas pertama saya cukup puas tetapi tidak begitu puas mendapat 90. kemudian di tugas berikutnya terjadi progres yang cukup baik, 98 saat mentracing sebuah sepatu. Kemudian nilai saya terus bermain di daerah 90 dan akhirnya saat tugas karikatur diri bisa mencapai 100. Cukup banyak yang dapat 100 saat itu.

Mengenai UAS dan UTS, saya bermasalah dalam dua ujian penting ini. Bukan karena saya menonjok seorang dosen, ataupun melakukan pelecehan seksual pada seorang mahasiswi. Tetapi lebih kepada "yang memang sudah harus terjadi" Saat UTS, saya terlambat mengikuti Character Building karena di ceramahi hujan di tengah jalan, (saya seorang Slow Biker). Kemudian saat UAS saya terserang virus cacar, sempat stres beberapa menit, kemudian kembali positif. Dua mata kuliah tidak saya ujiankan tetapi puji Tuhan ujian susualan saya diterima oleh binus. Saya sempat memaksakan tubuh saya saat ujian menggambar, tak peduli jika saya akan membawa virus pada teman saya. Egois memang, tapi itulah semangat saya (semangat yg merugikan).

Yah, dari segala yang terjadi sepanjang masa perkuliahan bisa dikatakan progress sy biasa-biasa saja, dan sedikit menyusahkan. Lagi pula jurusan ini ternyata tidak bisa dikatakan santai seperti pada perkiraan awal. Yah...Kenyataan memang kadang tak sesuai dengan apa yang dibayangkan atau mungkin lebih tepat dikatakan yang sy "harapkan" dulu. Tiap Jalan yang kita pilih tak mungkin akan mudah, jangan pernah mengharapkan sesuatu akan sesuai dengan harapan(otomatis kita mengharapkan kemudahan dan kelebihan dari apa yg ada), karena apa yang kita jalani ini adalah hidup, dan sejak dahulu kala tak ada hidup yang mudah. Dalam contoh kasus sedrhana, mungkin kau memliki seorang sahabat pena... okey okey (saya terkadang lupa kalo ini abad 20),,, sahabat di facebook kalo bgitu, kalian sudah akrab dan kemudian memutuskan untuk kopi darat, bertemu di suatu tempat. Anda mungkin di jalan sudah mulai menyusun skenario-skenario yg ada, tetapi saat bertemu ternyata berbeda jauh dengan prediksi sebelumnya. Nah, disinilah yang saya pandang sebagai 'aturan hidup'. Bagaimana kita mengkondisikan diri kita pada keadaan yang selalu tak sesuai harapan adalah aturan hidup yang saya maksud. Selanjutnya, hanya bagaimana cara kita terus bertahan, terus melihat awal mimpi kita, dan membuat keadaan yang ada menjadi sesuai harapan, itulah inti dari hidup.

Kesimpulannya tak ada yang lebih mudah atau lebih sulit dalam hidup, yah, andai saya memiliki dua tubuh mungkin saya bisa menyuruh salah satu tubuh saya mengambil jurusan Komunikasi, dengan mimpi menjadi wartawan. Tetapi ini tidak seperti itu kan? tubuh kita hanya satu dan selalu harus berada dalam satu garis. Perbandingan lebih mudah atau lebih sulit tak mungkin akan terjadi. Jadi yakinlah pada setiap pilihan, buatlah sebuah goal, tak apa membayangkan skenario yang ada... jika toh nanti kenyataannya sungguh bertolak belakang, disinilah tugas kita mewujudkan kenyataan mengerikan itu, menjadi kenyataan yang indah sesuai impian kita.