Cinta Saat Ini

Sudah sewajarnya banyak orang yang tertarik dengan satu kata ini "Cinta". Dan sungguh wajar juga jika yang terpikirkan pertama kali adalah 'dia'. Dia yang cantik/tampan, dia yang bermata indah, dia yang langsing, dia yang lembut, baik, perhatian ataupun untuk mereka yang gemar menonton film remaja Amerika akan mengatakan "Oh Shit! She is so Hot!" ya ya ya bla bla bla

Tak lepas untuk orang yang saleh dan taat beribadah tentunya akan mengacu pada Tuhan. Mengesampingkan hal itu, dalam hal ini saya hanya akan mengkhususkan pada hubungan antar manusia, dan cinta antar dua insan, Ow okey..go on... Pastinya untuk remaja seperti saya (emang gue remaja?) akan mengartikan cinta pada ukuran ini, "pacaran". Yah, kata ini kramat untuk para jomblo yang menghabiskan waktunya di toilet ataupun depan facebook seharian, penuh harap seorang yang cantik akan menulis di wallnya , "Hi, thx udah add, salam kenal juga" Dan kemudian melompat2 gembira, bergegas ke bagian info dan segera menyusut bgitu melihat : in relationship with Galang Melompat Ke tembok, tak lama kemudian ia ke ALfamart dan bunuh diri dari sana. Hm.. Baiklah baiklah, saya setuju dengan anda, ia bukan jomlo hanya freak guy.

Seperti biasa saya punya cerita nyata yang selalu mendorong saya untuk menuliskan suatu hal, tetapi cerita kali ini cukup tragis layaknya kisah tragis Michael Bay yang terlihat lucu bersama Transformernya saat James Cameron dengan costum Na'vi-nya (avatar) membuat segala aspek luar biasa di Transformer terlihat hanya sekedar mainan anak2 yang berjejer rapi di Carefour.. Yah ceritanya sudah cukup lama, dan tak penting lagi bagi saya... hanya saja, saat ini teringat kembali. Oke saya akan menceritakannya tetapi siapkan terlebih dahulu tissue karna saya yakin bagi kaum hawa yang sensitif akan menangis terseduh-seduh..., hey oke oke!!! saya hanya ingin basa basi.. ceritanya gini, di zaman dahulu kala, saya pernah menyukai seseorang, tak perlu membahasnya secara rinci, yang jelas ia bukan seorang pria. Cantik bagi saya, dan nilai plusnya ia serius dan suka mendengar cerita2 yang saya tulis. Saya menyukainya sejak lama, namun bagaikan Celana SD yang robek saat hendak berlutut untuk memungut kelereng, saya kemudian tahu ia akhirnya pacaran, dan ia sangat menyukai pacarnya itu. Ow ow ow... ini sempat membuat saya bingung, pertanyaan saya saat itu... mengapa ia begitu baik pada saya? Mengapa begini? mengapa begitu? khas dilema anak muda yang puber... Pertanyaan itu saya jawab sendiri dengan menyalahkan diri sendiri yang terlalu ke ge-eran.., hingga beberapa bulan kemudian, Gue (kok tiba2 pake "gue"!?) tau dia saat itu ternyata benar suka ama gue, hanya saja gue yang terlalu lama berdiam diri dan terlalu menikmati kebaikan hatinya tanpa menyadari dia ingin suatu hal yang lebih dari sekedar berteman. Disinilah titik yang menjadi awal pemikiran saya. "Suatu hal lebih dari sekedar berteman"

Hm... apakah anda sudah menggunakan tissue? hei hey, gunakanlah! saya sudah berbaik hati menceritakan cerita cinta yang bodoh itu, yah jika anda tidak menangis setidaknya anda tidak tertawa.

Apa sebenarnya pemahaman pacaran ini? Saya tidak sebegitu kurang kerjaan untuk ke perpustakaan dan berburu buku2 tentang cinta, cukup sekedar melihat dan mengamati hal-hal yang terjadi di sekeliling sudah cukup memberikan jawaban. Pacaran adalah suatu PROSES yang terjadi antar dua insan untuk saling mengenal lebih dalam dari hati ke hati, dalam proses ini dua insan itu akan saling mencintai dan menjalani persoalan cinta bersama, Satu hal yang saya tekankan Point utama dalam pacaran bukan saat anda saling suap menyuap yoghurt di JCO, tetapi saat anda saling melontarkan pendapat di saat hubungan kalian tengah di ujung tanduk, saat telur itu bergulir dari ujung tanduk ke tempat yang aman, itulah saat dimana proses pacaran ini naik ke level yang lebih tinggi. Yeah...Semoga penyampaian saya bisa dipahami. Dalam kalimat sederhananya hubungan anda akan jauh lebih baik saat suatu persoalan berhasil kalian lewati ketimbang anda terus mengumbar kemesraan.

Yah itulah pacaran menurut saya, cukup ruwet dan aneh ya? haha tenang saja anda tak harus menganggapnya serius. Lagi pula saya bukan ketik REG (spasi) CINTA yang lebih ahli dalam masalah ini. Dan juga saya tidak berhadiah...

Definisinya kini jelas, dan mengapa saat itu dia menginginkan "hal lebih" itu juga mulai bisa dimengerti. Setiap remaja saat ini pasti memiliki seseorang yang diperhatikannya atau memperhatikannya, beruntunglah jika anda memiliki seseorang itu dan dapat memperhatikannya tiap hari dan dia membalas perhatian itu, saya bisa meyakinkan 95% anda akan segera pacaran, ataupun mungkin saja sudah ya... Kalau begitu kesimpulannya adalah seberapa besar modal anda untuk mentraktir teman sekelas. Oke itu bukan kesimpulan..., hanya rintihan hati seseorang yang ingin sekali di traktir.

Begini, Saat kita menyukai seseorang itu adalah saat yang penting, mengapa? Ini bisa menjadi doping bagi anda... dan bisa saya katakan; salah satu alasan anda berada di bumi ini. Seseorang yang anda sukai itu adalah tujuan hidup anda saat ini, jangan mengatakan ini berlebihan.... Para cowok berkacamata dan gemuk berkata seperti ini, "Hey, itu bukan tujuan hidup, sungguh sederhananya kehidupan anda! Tujuan hidup saya menjadi Pansus dalam sebuah Kasus negara, itu baru tujuan hidup!" Kita lupakan pria gemuk berkacamata yang ingin memaki-maki seorang saksi dalam pemeriksaan... Tujuan hidup bagi saya tak selalu seperti itu, mengapa bisa saya mengatakan seorang yang kita sukai adalah tujuan hidup kita saat ini? Jelas saja, seberapa besar anda memikirkan dia dalam sehari di banding menjadi seorang Panitia Khusus dalam kasus2 bank di masa depan. Pikiran anda selalu akan tertuju pada dia, dan seperti halnya mengapa anda selalu berpakaian rapi.. tentu bukan untuk diri anda, tetapi untuk orang lain agar ia menilai penampilan anda baik, anda selalu melakukan gelagat2 agar menyenangkan hati nya.

Segala hal itu pacaran dan hal menyukai seseorang adalah bagian terindah dalam hidup anda, saya sudah lama tak merasakan hal berbunga-bunga seperti itu, walupun sebenarnya saya tak peduli saking asyiknya menghancurkan kepala para Zombie di Resident Evil 5 ataupun Left 4 dead 2. Anda yang sedang mengalami masa ini seharusnya merasa beruntung dan tak menyia-nyiakannya hanya untuk sekedar have fun, hidup ini hanya sekali jangan terlalu tenggelam dalam keegoisan diri, misalnya sudah merasa puas dengan bermain game,(menasehati diri sendiri^^) Masa pacaran adalah salah satu momen dalam hidup yang cuma sekali itu, buat lah indah karena itu sesungguhnya menyenangkan di bandingkan menghabiskan ratusan sketsa gambar-gambar pemandangan. (lagi-lagi menyinggung diri sendiri) Have fun with your day^^

SIAPA YANG ALAY

Salam dulu deh, sudah cukup lama saya meninggalkan keyboard sy untuk menulis sesuatu. Yap, slamat siang buat yang sempat baca blog ini. ^^ oke...... sapaan saya tak perlu di balas, lagi pula anda tak cukup gila untuk menyapa sebuah layar komputer.

Saya punya suatu cerita yang menarik dan harapan saya banyak agar siapapun yang membaca note ini bisa merubah cara pandang dan pikirannya yang kadang sering ter-setir oleh pandangan banyak orang lainnya. Anda yang sering ngaskus, ataupun bisa di sebut orang up to date, pasti kenal istilah "Alay".... ini bukan tipe virus baru ataupun suatu jenis makanan tertentu, tetapi suatu istilah trend yang di pakai orang yang merasa bukan Alay, untuk mengelompokan orang2 tertentu, baik itu dari segi fashion, hair style, ketikan sms, apapun itu yang bagi saya sama sekali tidak bisa di pahami.

Saya pada awalnya juga berpikiran sama seperti kebanyakan orang yang mengaku dirinya normal. Yup benar, tidak menyukai komplotan ini, tapi hingga suatu pengalaman terjadi membuat saya bisa membuka pikiran saya.

Wktu itu sy jalan2 bersama tmn2 sy di sebuah mall. Saya seperti biasa berjalan paling blakang, bukan karena saya cukup gemuk untuk membuat saya ketinggalan beberapa langakah, tetapi memang seperti itu, saya lbh suka jalan santai, agar disesuaikan dengan tampang saya yang selalu malas. Tiba-tiba teman sya yang di depan bergerak lincah agak sedikit akrobatik, mulutnya melompat ke kuping teman sya yang satu lagi. "Apa yang dia lakukan? padahal KFC udah di depan mata, tp saking laparnya apakah ia akan mengorbankan kuping temannya?" Oh, ternyata tidak, dia tak seperti Mike tyson yg hobi makan kuping. Ia berbisik ke pada temannya, sambil pandangan mereka mengarah ke seorang mas dengan celana skini berwarna cerah, luaran tak kalah cerah, rambut menutupi mata, sementara rambut bagian atas berdiri tegak menyala-nyala oleh gatsbi wax. Saya mendekati mereka, penasaran apa yang mereka bisikan...

"Noh tuh.. alay.. alay.." kata si pembisik.

"ckckckckc... parah ya.." Jawab si terbisik.

Wajah mereka tersenyum-senyum melihat remaja itu. Jelas saja, saya heran. Apa yang menjadi masalah mereka?

Ada sebuah pertanyaan menarik, "Mengapa kita tidak menyukai bahkan mungkin memojokan orang yang BAHKAN TIDAK KITA KENAL karena gaya dan style mereka?"

Saya dulu pernah menanyakan pada tmn saya, "Apa sih Alay, kalimat gaul dari mana lagi?" Maka saya di jelasin, Alay = Anak Lebay..., oke baiklah... Memang terkadang yang berlebihan itu tidak baik. Air yang berlibihan tidak baik, api yang berlebihan tidak baik, tapi apakah harus alay di anggap tidak baik juga? Sehingga foto2 mereka di kumpul terus dimasukin internet, dan segara melabeli foto itu HEY INILAH ALAY, AYO TERTAWAI MEREKA! Hey hey, nonsense...

Baiklah, apa kita pernah di pukuli oleh seorang berpenampilan alay? apakah mata kita tiba2 terserang virus ganas hingga merosot mines 100 saat melihat mereka? Atau mungkin kita tiba2 beneren muntah saat melihat tulisan besar kecil berbaur nomor yg di artikan huruf? Jika itu yang terjadi, pantaslah mereka sungguh di pojokan. Tapi, kenyataannya? kita bahkan tidak mengenal mereka, sifat mereka, namun kita segera saja menilai mereka kampungan atau apalah, hey jangan menilai buku dari covernya...., ini pesan lama bung, jangan sampai pesan lama ini harus di berikan kepada anda yang modern ini...,

Saya punya sahabat berpenampilan seperti itu, dy orang yang benar2 baik dan sangat ramah, tapi saya sangat sedih saat tahu kebanyakan orang pasti mencibirnya saat berjalan2 di daerah para org normal. Dia orang baik, kenapa harus di pojokan seperti itu hanya karena sehelai baju yang menurut dia baik, dan celana yang sanggup ia beli setelah bekerja keras? Oke baikalh,.. Celana itu memang jadul dan tak sebaik celana mahal milik ZARA, tapi menurut saya itu justru jauh lebih berharga dari celana ratusan ribu yang dibelikan oleh orang tua kita.

Tiap manusia itu berbeda, pengelompokan yang sering terjadi saat ini bagi saya sungguh menyedihkan. Kita sudah di kelompokan dalam Suku, Ras, Agama, Partai dan lain-lain yang sungguh tidak penting, apakah perlu ditambah lagi dengan pengelompokan Alay? Tentu saja perlu! Jawab salah seorang maniak pembenci Alay.

Okelah, Alay hanyalah salah satu contoh yang kebetulan saya angkat. Tetapi, pengelompokan seperti ini banyak terjadi, kaum itu di pojokan seenak hati kita tanpa tau untuk apa kita memojokan mereka. Yang saya tangkap ini hanyalah upaya kesenangan dan hiburan yang tanpa anda ketahui mungkin dampaknya tak sekecil yang kita bayangkan, karena sungguh jelas tak ada keuntungan yang bisa di raup oleh suatu pihak dari fenomena ini. Baiklah anda tak perlu melanjutkan membaca note ini jika anda berpikir, : "siapa yang peduli jika mereka sakit hati? Mereka alay, saya tidak peduli." Jika ini sudah benar2 terjadi, saya tak ragu-ragu lagi untuk bersalaman dengan anda menggunkan penyengat listrik voltase tinggi.

Ada petikan dari seseorang yang saya baca, "Hey, saya tidak ikut-ikutan menertawai, tapi hanya kasihan pada mereka," Kalimat ini benar-benar salah jika ia ingin menunjukan ia tidak ikut2an membenci alay. Saya rasa dia tak memiliki alasan yang jelas apa yang layak di kasihani dari apa yg dia sebut alay. Bagi saya dialah yang pantas dikasihani..

Yah kesimpulannya, saya hanya ingin berbagi pikiran; bahwa manusia itu jauh jauh dan jauuh lebih kompleks dari yang kita bayangkan. Misalnya kalung yang anda kenakan saat ini pasti memiliki cerita tersendiri dalam hidup anda, atau mungkin cincin, topi yang anda kenakan. Itu tak secara sengaja hadir dalam diri anda. Begitu juga dengan apa yang anda sebut alay, pakaian mereka memiliki cerita tersendiri, mengapa mereka menggunakan SMS seperti itu, mungkin itu yang membuat mereka lebih nyaman. Dan itu tak ada salahnya kan?, janganlah bergabung dengan group pembenci Alay yang belakangan ada di Facebook. Saya tidak akan menebak-nebak; bahwa anda bergabung dengan group ITU AGAR TIDAK DI KATAI ALAY,(mungkin anda akan memberikan feedback seperti ini: "Apakah kamu sendiri mau di bilang Alay?" saya akan menjawab: "Saya tidak masalah apa yang dinilai orang dari saya, silahkan jika kriteria sy mencukupi, labeli saya dengan nama tersebut) apa keuntungan yang kita dapat dari group pembenci alay? Oh, ya mungkin kita bisa sharing tentang temuan2 alay jenis baru.. Hmm... benar-benar sharing yang sungguh berguna dan membangun bangsa. Jika keadaan seperti ini yang terjadi..., saya jadi bertanya-tanya sendiri, disini SIAPA YANG LEBAY? Well, so yang terpenting adalah saling menghargai satu sama lain, ini bukan suatu yang bisa di tawar bung! -galang

NARUTO: LAROPE INVATION








EXPO BROSUR


my desain yg sempet juara 1 waktu lomba desain brosur expo di skul

2012 : BERSIAPLAH DENGAN RANSEL KOSONG!


Saat itu masih sangat berbekas diingatan, saya berjalan santai melewati berbagi rak-rak penuh buku di etalase toko buku gramedia. Memang lagi tidak ada kerjaan, dan sudah menjadi kebiasaan untuk melewati hari yg membosankan dengan pergi melihat-lihat buku di tempat yg sudah menjadi icon besar sebuah toko buku, Gramedia. Rute perjalanan saya saat itu ialah; pertama memutari deretan komik, dengan antusias berharap one piece terbaru sudah terbit. Kemudian menyusuri lemari-lemari tinggi di bagian filosofi, disna saya sempat terhenti saat menyempatkan membaca sebentar sebuah buku berjudul LA POLITICA, buku yg mengupas berbagai pandangan Aristoteles mengenai politik. Hasilnya, belum habis beberapa menit saya sudah meletakannya kembali di tempatnya, sama sekali bukan buku yg pas untuk anak muda pikirku. Kepala ini di buat geter-geter.

Saat memasuki rute ke-3; bagian novel. Sebuah buku bercover merah menarik perhatianku, bukan karena desain covernya, melainkan karena sebuah cetakan besar di cover buku itu, STEPHEN KING sebuah nama besar yg berbagai karyanya sering diangkat ke layar lebar. Ada hal kecil yg menarik perhatian saya, nama sang penulis di cetak lebih besar dari pada judul novel itu, (sementara judul novel itu berada di pojok kanan atas bertuliskan CELL) mengapa begitu? Sudah jelaskan, yg mampu menjual novel itu tak lagi judul atau tema yg mengangakat. Nama besarnya lah yg mampu menjadikan buku itu best seller. Tanpa berlama-lama buku itu kuambil.

Berikutnya, perjalanan terakhir yaitu mengantarkan buku itu ke kasir. Dsisnilah yg menjadi inti perjalanan saya saat itu, sebuah perjalanan yg membawa pemikiran saya jauh melintasi seluruh solar system. Terdengar ‘lebay’ dan mendramatisir sebuah kejadian, tapi kejadiannya memang begitu, saat itu lagi-lagi saya memberikan apresiasi pada para desainer cover. Mata ini terjerat sebuah buku berukuran besar, agak lebih besar dari trilogi buku LORD OF THE RING karya master piece dr J.R.R. TOLKIEN, buku itu memang bukan sebuah novel, tetapi sangat menarik dibaca untuk menambah pengetahuan kita. Saya kemudian mendekati buku itu. Di mata saya buku itu memancarakan cahaya merah misterius.

“2012” seingat saya itulah judul buku itu. Empat nomor itu sudah jelas mengartikan sebuah tahun, tapi mengapa tahun 2012? Ada apa sih di taun 2012? Pertanyaan-pertanyaan itu kemudian membawa sy untuk memasuki halaman pertama buku itu. Garis besar halaman2 awal kutangkap dengan baik, dengan jelas buku itu mengatakan bahwa; ramalan KIAMAT/DOOMSday yg dikatakan akan terjadi di tahun 2012 bukan sekedar ramalan picisan org2 yg ingin mencari perhatian, para peneliti di NASA ternyata berhasil menemukan fakta menarik yg ternyata sinkron dengan apa yg telah di ramalkan sejak dulu, dan temuan mereka sudah dimulai sejak 2000 saat seorang ilmuan mengemukakan adanya kembaran matahari, dan keberadaan planet X yang mengorbit di antaranya, yg disebut-sebut sebagai planet Nibiru. Menurut mereka, sebuah teory yg belum pasti kebenarannya; yg mengatakan bahawa jutaan tahun silam, mahluk2 besar zaman dulu, para dinosaurus terpaksa harus mengakhiri keberadaan mereka di bumi ini akibat sebuah benda asing dari luar angkasa menghantam permukaan bumi, yg menyebabkan perubahan drastis suhu dan cuaca membuat mahluk-mahluk berkekuatan ribuan horse power itu harus punah. Bencana besar itu termasuk dalam rangkaian ramalan bangsa Sumeria yang telah sejak dulu meramalkan kedatangan planet X yang akan mempengaruhi iklim, seperti halnya Zaman Es. Halaman kedua? Tidak ada halaman kedua, kepala sy jd pusing saat tak berhasil menyerap dengan baik huruf-huruf kecil yg begitu rapat di halaman kedua. Di tambah sebuah diagram warna warni. Segera saja kuletakan kembali buku berat itu.

Setelah itu seperti layaknya orang yang terkejut di sebuah sinetron indonesia saya berdiri diam dan menerawang jauh. Untung saat itu saya tak membawa teman, kalau teman saya sampai ada, ia pasti akan berpura-pura tidak kenal dengan pria sok dramatis yang berdiri diam itu. pemikiran saya segera terbang melintasi samudra, menuju daerah Mesopotamia (skarang iran) dimana di sana dikatakan adanya star gate yang merupakan portal para alien (bangsa Anunnaki) yang menghubungkan planet Nibiru dengan Bumi kita. Juga ada sebuah kalender tua dari suku indian Maya, yang tepat akan berakhir di tahun 2012. Tentunya kita bertanya, mengapa kalender kuno itu hanya berakhir di tahun 2012 tepatnya kalau tidak salah 31 Desember 2012,(dan sepertinya saya salah ya?). Jawabannya justru mudah, para pembuat kalender tersebut sepertinya tak berniat lagi menulis kalender untuk Bumi yang sudah tak lagi di huni oleh para manusia. Atau dengan kata lain, menurut mereka setelah tahun itu, Bumi hanyalah gumpalan tanah raksasa yang melayang-layang tak jelas di luar angkasa ini. Tanpa ada mahluk hidup yang mendiami.

Terlepas dari pemikiran berat itu, saya segera melihat diri saya sendiri. Apa yang sudah saya lakukan? Gile bo! Belum kawin woi, masih banyak yang belum saya lihat! Terutama ambisi besar dalam hidup saya yaitu membolak-balik majalah porno belum tercapai. Segera saja saya buang jauh-jauh pemikiran itu, mengingat ramalan seperti itu bukan hanya baru kali ini terjadi. Di tahun 1999 pun dunia sempat heboh akan ramalan seperti ini, tapi lihat nyatanya! Manusia masih terus hidup saat, hidup dengan upayanya mempercepat kiamat itu sendiri. Anda tentu tahu maksud saya.
Tetapi sayang sekali, saya bukan tipe orang yang pemikirannya sesimpel itu, saya kemudian menempatkan diri saya seperti hal nya Nicolas Cage di film fiksi ilmiah Knowing. Walaupun saya tidak setampan Nicolas Cage, saat ini saya mengetahui bumi akan benar-benar kiamat di tahun 2012 dari hasil menghitung jumlah bulu kaki saya. Mungkin akan terlihat wajar jika saya berlari-lari telanjang seperti orang kesurupan di tengah kota. Saya berteriak-teriak, “selamatkan diri kalian!” dengan sesuatu yang terombang-ambing di antara kedua paha saya. Jelas wajar, siapa yang tak akan gila mengetahui kematiannya sendiri. Presiden SBY bahkan mungkin akan melakukan hal yang sama, mengingat jika ia terpilih nanti, masa pemerintahan barunya bahkan baru akan berjalan 3 tahun. Lalu apa yang sebenarnya saya lakukan saat memikirkan itu, tentunya saya tidak benar-benar berlari telanjang dengan liarnya, saat itu saya hanya tersenyum-senyum sendiri layaknya pasien rawat inap di rumah sakit jiwa yang kewarasannya masih perlu dipastikan.

Menarik! Itu kata yang pertama saya pikirkan jika kiamat benar2 terjadi. Kita beruntung terlibat dalam sejarah besar umat manusia melihat bumi ini di hantam oleh meteor raksasa ataupun oleh Tsunami yang menggulung. Ironis memang mendengar kata beruntung tersebut, bahkan mungkin jika para korban tsunami membaca artikel ini, mereka akan segera membentuk perkumpulan khusus dengan nama Laskar Anti-Galang. Tugas mereka ialah mencari dan membantai secara kejam orang-orang yang berpikiran sama seperti saya, yang menganggap tsunami itu menarik, melihat orang mati di depan kita menarik, kehilangan sanak keluarga adalah menarik. Tetapi tentu saja bukan seperti itu. Walaupun saya tak rela memberikan tempat duduk untuk nenek tua di kereta, saya tidak sekejam itu (memangnya masih ada yg lebih kejam dari tidak memberi tempat duduk untuk nenek tua).

Begini, sebenarnya apa inti dari bencana alam itu sendiri? Mereka yang bertahan hidup dari tsunami waktu itu merasa khilangan, rumah mereka hancur, kerugiannya sudah tak terhitung lagi dan dampaknya tentunya akan dikirim secara paket kepada pemerintah. Maksud saya ada yang merasa khilangan dan berdampak buruk pada seseorang ataupun suatu pihak jika suatu bencana terjadi. Tetapi coba bayangkan jika kiamat terjadi. Bumi terbelah dua, meteor datang dan nyawa manusia segera saja melayang-layang sambil melambai-lambai. Dengan kata lain semuanya musnah tanpa tersisa. Lalu siapa yang akan menangis? Siapa yang akan di rugikan? Tidak ada kan? Tidak mungkin anda yang saat itu meninggal setengah bugil (kimat datang tepat anda sedang buang air besar) masih sempat-sempat mengambil tisu dan menangisi seseorang yang mati di samping anda.

Kesimpulannya begini, saya yang berharap dimirip-miripkan dengan Nicolas Cage ataupun seperti pemeran Klatuu (Keanu Revees) di versi remake dari The Day Earth Stood Still hanya ingin mengatakan saya bukannya main-main dengan kiamat itu sendiri, bukan juga sekedar berlelucon ria dengan bodohnya tanpa memikirkan suatu karma yang datang. Tetapi kita sebagai manusia bukanlah kewajiban kita untuk memikirkan kiamat tersebut, tetapi hiduplah dengan baik hingga akhir hayat anda. Menurut kepercayaan kristen, jika kiamat datang, berarti dengan beriringan kedatangan Yesus untuk kedua kalinya, anda seharusnya merayakan hal itu jika anda selama hidup selalu berbuat baik, berbeda dengan mereka yang dengan tersipu-sipu malu mencurigakan mengintip dari jendela melihat langit yang terbelah, buru-buru berdoa sambil mencari alkitab di tumpukan terdalam dari buku-buku di gudang penuh jaring laba-laba. Jadi sudah seharusnyalah saya tidak membuang-buang waktu menulis artikel ini sambil memikirkan kiamat. Karena saat kiamat datang pemikiran itu tidak akan berguna, buku ramalan yang beratus-ratus lembar itu tak berguna, toh, semuanya memang akan terjadi dan tak ada yang bisa kita lakukan. Kuncinya hanya satu, yaitu apakah anda yakin anda adalah orang baik selama ini? Maksud saya anda benar-benar yakin? Sekali lagi saya tanya, “ANDA BENAR-BENAR YAKIN? Lihatlah diri anda!” hehehehe... –G@lank.

SEX IS UP

Menurut kalian, kapan pelajaran biologi menjadi menarik? ....., yup benar! Itu jawabannya.

Sungguh aneh, suatu kelas yg selama ini nyaris setengah tertidur saat pelajaran biologi, tiba-tiba terlihat begitu aktif. Melempar pandangan di deretan kursi para siswa, terlihat mata-mata bersinar, penuh antusias memperhatikan sang guru menerangkan di bawah papan tulisnya. Bahkan salah seorang siswa, dari mulutnya yg terus menganga, terus saja meneteskan sejumlah iler yg tak kunjung berhenti. Benar, Selama dua jam itu, tangan-tangan terus terancung, melemparkan berbagai pertanyaan kritis yg membuat gurunya kelabakan. Muncul pertanyaan, apa sesungguhnya yang terjadi di sana? Perlu di tegaskan, jangan berfikir itu kelas axel, ataupun kelas unggulan. Sumpah! wajah-wajah di kelas itu tak lebih dari wajah para orang2 cabul, terutama yg duduk begitu meyakinkan di deretan terbelakang, di sudut kiri.

Sex, sebuah kata yg jika dikatakan membuat perasaan di dada menjadi meronta-ronta. Kita sebagai orang timur memiliki suatu pandangan yg begitu berbeda dengan mereka para org barat. Ada kecenderungan yg terjadi di masyarakat, yg menempatkan sex menjadi suatu kata yg tabu, dan tidak layak untuk di perbincangkan. Hasilnya apa? suatu gejolak terjadi. Masyarakat menjadi buta, pendidikan tentangnya menjadi begitu minim, sehingga dampaknya berakibat fatal pada para generasi muda. Generasi yg dimana sedang mengalami pubertas awal, yg merupakan fase awal hormon begitu berkembang, sehingga rasa penasaran, rasa ingin tahu khas para remaja, membawa mereka terjebak suatu pergaulan sex berbahaya, yg lazim di katakan SEX BEBAS.

Untuk membicarakannya lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui apa sebenarnya SEX itu? tetapi mohon maaf saya tidak tahu, (BRAK! Org bodoh jatuh) memang sih saya tidak tahu bagaimana definisi sebenarnya sex itu, bagaimana pandangan ilmiah, dan bentuk sex itu sebenarnya. Apa sex yg dimaksud saat dua org manusia berberda jenis bersetubuh, atau berbagai jenis2 tindakan sexual yg terjadi, seperti Masturbasi, oral, anal, dll terhitung sebagi sex itu juga? Maka dari itu, dari pada saya sok tahu lebih baik bersama kita mencari tahunya.

Sudah jelas di seluruh dunia sex mengalami perbedaan penafsiran tergantung budaya dan kepercayaan mereka. Seperti di india kita mengenal sebuah buku yang begitu terkenal, buku pengajaran tentang sex yg sudah begitu mendunia dan menjadi panutan ilmu-ilmu yg membahas mengenai sex, yaitu KAMASUTRA. Bukan hanya India, saya pernah saat ber’jalan2 di toko buku Gramedia, menemukan sebuah buku bercover coklat, dgn sebuah huruf kuno jawa tercetak besar di covernya, yg ternyata adalah buku kuno jawa yg mirip dengan kamasutra. Bahkan di Makassar! suku bugis juga mempunyai buku-buku kuno tersendiri tentang kehidupan sex di zaman raja-raja Makassar terdahulu. Saya lupa judulnya apa, yg jelas awal2 buku itu mengupas tentang kehidupan seorang raja org2 bugis yg tertarik dengan seorang gadis dan kemudian mengajaknya bersetubuh padahal ia sudah beristri, hasilnya ia akhirnya dibenci masyarakatnya. Buku itu kemudian berlanjut tentang berbagai cara-cara dan tahap mengenai hubungan sex, dan bagaimana menghasilkan sebuah klimaks yg hebat. Saya tertegun lama saat membacanya.

Di Alkitab, ada sebuah ayat yg lagi-lagi membahas mengenai hal itu, tidak di katakan secara gamblang, tetapi sebagai perumpamaan, seperti; penyebutan payudara sebagai buah anggur yg ranum, dan berbagai penyebutan lainnya. Tapi satu yg di tekankan di Alkitab, yaitu penempatan SEX SEBAGAI SUATU HAL YG SUCI, hal itulah yg menjadi tolak ukur pandangan saya.

Segalanya akan mudah terjawab jika kita menempatkan sex sebagai suatu hal yg suci. Suatu hal yg suci, berarti milik kita yg tidak boleh dinodai oleh tangan kotor para penikmat sex bebas. Bukan suatu yg bisa seenaknya di obral sana-sini tetapi suatu yg patut di jaga kesuciannya dari awal hingga akhir, terutama ditekankan bagi para wanita, yg begitu malang nasibnya, tidak bisa dihindari, PASTILAH mereka yg menjadi korban. Saya belum pernah membaca berita yg mengatakan; SEORANG PRIA BERNIAT BUNUH DIRI SETELAH DI PERKOSA SECARA BERGILIR OLEH SEKUMPULAN WANITA YG DI DUGA BARU SAJA MENGADAKAN PESTA MIRAS. Kalau berita tersebut sampai muncul, tunggu saja 2-3 hari, pasti Yesus akan turun dari langit bersama 7 malaikat pembawa sangkakala.

Suatu hari ada sebuah kontes yg diadakan di sekolah untuk mencari pasangan putra-putri di sekolah itu. Kontes itu tak berbeda jauh dengan pemilihan putri Indonesia, dimana ada sekumpulan juri yg melemparkan pertanyaan yg wajib dijawab oleh peserta kontes tersebut, dan jawaban mereka akan menetukan poin yg berhasil mereka raih. Ada sebuah jawaban menarik dari salah seorang peserta, sebut saja namax Tirta. Tirta ini diberikan sebuah pertanyaan mengenai sex bebas, saya tidak begitu ingat bagaimana pertanyaannya, tapi jawaban yg di berikan justru sangat kontroversial. Dengan tegas ia menampik; “Mengapa hanya wanita yg sering di kaitkan dengan sex tersebut? Padahal jujur saja, bahkan saya sebagai wanita sering merasa risih saat melihat pria-pria yg berpostur tubuh atletis sempurna!” Kalau dilihat secara cermat, ini termaksud sebagai salah satu bentuk suara penolakan terhadap emansipasi wanita. Tapi satu hal, yg ingin saya ingatkan, buat para cowo2 atletis hati-hati terhadap wanita ini!!

Benar kata sahabat sy itu! Mengapa hanya wanita? Mengapa tidak laki2? Mengapa orang lebih mempermasalahkan wanita bercelana hot pants dari pada laki2 bercelana dalam? Suatu pertanyaan yg pantas dan memiliki jawaban yg juga pantas, jawabannya sederhana; KARENA WANITA BUKANLAH PRIA, wanita berasal dari planet mars dan pria dari venus. Mereka memiliki tubuh yang jauh lebih suci dari pria, mereka memiliki harga yg jauh di atas pria, jadi pantaslah jika mereka memerlukan lebih banyak kain untuk menutupi tubuh mereka. Seorang wanita akan mengalami evolusi yg luar biasa begitu mereka selesai melahirkan. Evolusi yg bahkan melebihi surga, saat mereka disebut IBU/MOTHER.

Kembali ke topik! (lagi-lagi melenceng ya!) Sebagi remaja abad ini sudah sepantasnyalah kita bersukur, kini sex di Indonesia secara perlahan mulai diangkat ke permukaan. Para pendidik tak lagi merasa tabu untuk memberikan pendidikan sex, bahkan untuk anak di bawah umur. Saya hanya mau mengingatkan, dalam hidup kita selalu di berikan pilihan, bahkan dikatakan HIDUP ADALAH PILIHAN. Memang benar, dalam hidup kita sering dihadapkan oleh sebuah pilihan, terserah dalam memilih sesuai kata hati anda, tapi ingat, bagaimana cara pandang anda terhadap permasalahan yg terjadi menjadi kunci utamanya. Bagaimana anda melihat sex itu sendiri, jika sejak awal anda sudah menempatkan posisi anda pada pemikiran negatif, selanjutnya anda akan terus terbawah pd pemilihan yg salah. Jadi saat pilihan di berikan pada anda, pilihlah yg terbaik, apapun pilihannya selalu lah dengan sudut pandang positif. Seperti dlm menyikapi kehidupan sex yg akan anda jalani. _G-l@nk

PERCAKAPAN JAM 12 MALAM!

Malam itu dingin, dan bulan tak begitu sempurna di singgsananya, cahayanya redup membias menerobos jarum-jarum hijau pohon pinus di bukit dingin kotak kecil Malino. Tak begitu jauh dari sana, sebuah rumah berbahan kayu yg selama ini sepi tengah sesak dipenuhi sekumpulan remaja yg tengah melepas segala penat yg terakumulasi sejak minggu lalu. Saya berada disana, berusaha tidur ditengah lautan dengkur.

Saat itu pukul 11 malam, tepat sebuah kentut dahsyat berhembus entah dari pantat siapa. Sejak saat itu mata ini terus merem melek hingga akhirnya saya tak sengaja mencuri dengar sebuah percakapan menarik dari sekumpulan orang malam. Mereka seluruhnya pria.

“Jelas yang cantik lah!” Itu kata pertama yang mengiringku mengikuti percakapan mereka. Saya hanya bisa menebak-nebak ke mana arah percakapan mereka, apa lagi mereka melakukannya dalam keadaan setengah berbisik. Perlu kepastian pikirku, aku kemudian berkata dengan suara datar, “Tidak, kalau saya hati bos.”. Benar saja sebuah respon pro dari suara seorang wanita terdengar. Segera saja ku simpulkan orang2 malam itu sedang mendiskusikan, mana yang terpenting dari seorang wanita, apakah HATI atau KECANTIKAN FISIKnya?? Kurasa ini menarik.

Salah satu dari mereka, Christian sang pemilik rumah, memberikan perbandingan jelas mengapa harus kecantikan yang terutama. “Saat bangun pagi, kalau istri cantik yang membangunkan jelas saja saya langsung bangun tanpa huh hah, tapi coba yang datang jelek, biar hatinya lembut, memangnya bisa keliatan? Mending tidur saja biar tak bangun2 lagi!” katanya diikuti cekikikan seperti suara cecak dari teman pria yang mengelilinginya. Memang sih terdengar seperti lelucon murahan, tapi itu benar2 apa yg ada di otak para laki2.

Berbicara mengenai laki2, ada banyak hal yg segera terlintas. Namun satu yg berhubungan dengan topik ini, yaitu permasalahan dengan MATA mereka. Benar, kaum ini terjebak dalam kondisi kompleks dengan mata mereka. Hingga ada sebuah ungkapan personifikasi di berikan pada mereka, para kaum hawa sering mengatakannya, LELAKI MATA KERANJANG. Mata mereka(termasuk saya) bagaikan sebuah keranjang berjalan, yang dimana setiap melihat barang bagus segera saja dimasukan ke dalam mata keranjang mereka. Oleh karena itu, wajar saja seorang pria yg sudah memiliki girlfriend masih suka liat kesana kemari. Sumpah, mata ini benar2 susah di kontrol.

Saya mendefinisikan seni dan kecantikan sebagai dua hal yg berbeda. Seni merupakan suatu hal murni yg terkandung dari sebuah benda yg entah mengapa hanya bisa dirasakan oleh org2 gondrong, jarang mandi dan bau (maksd sy, para seniman), bahkan perlu waktu lama untuk mampu memahaminya. Sementara kecantikan sesutu yg rasa (feel) nya bersifat universal, mampu ditangkap oleh setiap golongan dengan hanya sekali lihat. Memangnya ada, yg menilai Aura Kasih sexy baru setelah mengamatinya dalam jangka waktu yg lama? Jadi, kurasa mulai wajar mengapa kecantikan di tempatkan sebagai yg terutama.

Saya seperti mendengar suara geraman wolverine yg bertemu Sabertooth (“grrrrrrr”) dari para wanita setelah paragraf di atas. Benar saja, tersa sangat tak adil, secara kecantikan merupakan hal yg berbau relatif dan memiliki arti yang beragam. Tapi apa benar serelatif saat disuruh memilih makanan kesukaan? Jawabannya; “tidak.” Saya coba memberikan sebuah kasus menarik, di sebuah panggung megah sya menjejerkan 4 org gadis cantik, mereka terdiri dari Luna Maya, Aura Kasih, Omas wati, dan Julia Perez. Kemudian ambilah 3 – 4 pria, dan perintahkan pda mereka untuk mengeliminasi yg ter-tak cantik dari nominasi. Kurasa semua pria itu akan mengeliminasi anda-tahu-siapa dari jejeran gadis2 cantik itu, kecuali seorang di antara mereka katarak. Lihat, anda sendiri mulai menyadarikan kecantikan bukan sesuatu yg sangat relatif. Sangat mudah untuk kita membagi-bagi mana yg cantik dan tidak.
Lalu, mengapa ada kata relatif itu bagi kecantikan? Sangat mudah, saya berpikir seperti ini; mungkin saja kata relatif itu dibuat hanya untuk menjaga perasaan mereka yg tak diberi anugrah keindahan itu dari Tuhan. (lagi2 terdengar tak adil ya? Org2 berkata begini; lebih baik selamanya mengetahui kebohongan dari pada kenyataannya mampu membunuhmu. Di telingaku peribahasa itu terdengar seperti lelucon yg dibuat para org2 lemah. Mengapa? Karena sungguh jelas, TAK ADA YG LEBIH BAIK DARI PADA KEBENARAN ITU SENDIRI. Karena kita bukan hidup di dunia mimpi yg mampu memberikan angan2 setinggi langit.)

Kembali ke Topik! Jangan dulu mnarik ksimpulan seenaknya, misalnya dengan mnganggap seluruh laki2 itu hanya melihat ke kecantikan fisik semata. Jangan salah bung, keberadaan org2 seperti teman sy ini, Christian, justru tak jauh lebih banyak dari pd lelaki yg lebih melek ke hati. perbandingannya 3:2 untuk lelaki dgn pndngan ke hati wanitanya.

Ada suatu iklan menarik di TV belakangan ini, saya tidak tahu iklan itu dlm rangka apa, yg jelas di sana ada seorang wanita yg berkata-kata ttg hal lebih memilih pria dari pd cowok dgn berbagai alasan. Disinilah para laki2 yg lebih melihat ke ketulusan hati, ialah para PRIA yg mereka katakan itu. Para pria ini merupakan org2 berpikiran panjang dan sungguh menyadari komplikasi2 yg akan datang dlam suatu hubungan. Mereka tahu betul masalah(problem) tak mempunyai banyak waktu senggang dlm suatu hub yg komleks. Disnilah titik balik yg menjadi pusat perhatian sy; para pria itu mempunyai pemikiran seperti ini; BUKANLAH KECANTIKAN YG MAMPU MEMECAHKAN MASALAH, MELAINKAN HANYA KETULUSAN HATI YG SANGGUP MELAKUKANNYA. Jadi, berbahagialah mereka yg tak begitu cantik tapi memiliki seorang pacar, pacar kalian itu adalah para PRIA sejati ini, sungguh tulus mencintai anda. Makanya jgn sia2kan mereka. Dan, sungguh kasian mereka yg cantik, sy yakin sekali (krn sy pria) alasan utama mereka mencintai anda hanya krn kecantikan anda yg bersifat rapuh tersebut. Jgn tanyakan pd mereka, krn pasti mereka akan berbohong. Tapi bukan masalahkan? Bukan hal yg salah dicintai krn kecantikan fisik. Disitulah kelebihan anda, anda harus sdr bnyak yg iri pd anda saat ini.

Benar sekali, saat itu, saat kabut putih mulai menebal, dan nyanyian jangkrik saling beradu dgn gemercik aliran air. Saya masih tetap pd pendirian sy sebagi sosok yg lebih melihat kehati. Hingga, sebuah suara berat, entah dari Christian, Michan, James, Romano dan sesosok lg entah siapa, tubuhnya terselubungi bayangan terus membisikan suatu kata padaku yg membuatku merubah pandanganku. Suaranya berat dan terasa melayang di kepala ini, suara itu terus berbisik hingga perlahan membawaku memasuki alam bawah sadar yg jauh. Kuharap sosok yg kurasakan itu bukan para penghuni lubang kecil di perbukitan pohon pinus Malino. –G-l@nk