
Jeng jeng, ini cara teman saya memulai sesuatu, jeng jeng! Mungkin maksudnya seperti musik pembuka. Jadi mari kita mulai, "jeng-jeng!"
Ah iya, di atas itu adalah halaman pertama dari komik debut saya di majalah komik kecil-kecilan bersama teman-teman saya di binus. Nama majalahnya KOPAJA, sebenarnya saya kurang sreg dengan namanya, tetapi dua pendirinya sudah setuju jadi suara terendah harus mengalah. Lagi pula katanya KOPAJA itu mengandung suatu filsafah bla.. bla.. bla.., kurang ngerti juga. Tetapi intinya ini akan bagus. Entah apa masih ada anak muda di era ini yang masih menyukai hal-hal seperti filsafat.
Yah, kembali lagi tentang GOFID, ini adalah sebuah nama yang mengandung arti. Dan tentu saja rahasia dan berhubungan dengan ceritanya. Komik ini merupakan komik kontemporer dan agak abstrak untuk menggambarkan tentang kehidupan seseorang, walaupun terlihat seperti idealistik saya berusaha penceritaannya sesederhana mungkin agar masih dapat dipahami oleh orang awam.
Mungkin masih banyak kekurangan disana-sini, dan ceritanya yang kurang menghibur. Yang jelas ini masih perubahan. Setidaknya dalam majalah KOPAJA nanti tidak hanya ada komik menyedihkan ini, jika anda frustasi membacanya, baca yang lain, paling saya hanya akan jatuh berlutut dan menyesali kenapa terlahir di dunia ini. Hei, hei, Itu bercanda, terkadang semua orang akan mengatakan "lebay" jika bercanda.
Saya baru menghubungi si empunya ide, dan katanya majalahnya sudah siap, tinggal di cetak setelah beliau lepas dari kesibukannya. Sampai jumpa di KOPAJA vol 1..





No response to “Gofid, my first comic”
Posting Komentar