EXPO BROSUR


my desain yg sempet juara 1 waktu lomba desain brosur expo di skul

2012 : BERSIAPLAH DENGAN RANSEL KOSONG!


Saat itu masih sangat berbekas diingatan, saya berjalan santai melewati berbagi rak-rak penuh buku di etalase toko buku gramedia. Memang lagi tidak ada kerjaan, dan sudah menjadi kebiasaan untuk melewati hari yg membosankan dengan pergi melihat-lihat buku di tempat yg sudah menjadi icon besar sebuah toko buku, Gramedia. Rute perjalanan saya saat itu ialah; pertama memutari deretan komik, dengan antusias berharap one piece terbaru sudah terbit. Kemudian menyusuri lemari-lemari tinggi di bagian filosofi, disna saya sempat terhenti saat menyempatkan membaca sebentar sebuah buku berjudul LA POLITICA, buku yg mengupas berbagai pandangan Aristoteles mengenai politik. Hasilnya, belum habis beberapa menit saya sudah meletakannya kembali di tempatnya, sama sekali bukan buku yg pas untuk anak muda pikirku. Kepala ini di buat geter-geter.

Saat memasuki rute ke-3; bagian novel. Sebuah buku bercover merah menarik perhatianku, bukan karena desain covernya, melainkan karena sebuah cetakan besar di cover buku itu, STEPHEN KING sebuah nama besar yg berbagai karyanya sering diangkat ke layar lebar. Ada hal kecil yg menarik perhatian saya, nama sang penulis di cetak lebih besar dari pada judul novel itu, (sementara judul novel itu berada di pojok kanan atas bertuliskan CELL) mengapa begitu? Sudah jelaskan, yg mampu menjual novel itu tak lagi judul atau tema yg mengangakat. Nama besarnya lah yg mampu menjadikan buku itu best seller. Tanpa berlama-lama buku itu kuambil.

Berikutnya, perjalanan terakhir yaitu mengantarkan buku itu ke kasir. Dsisnilah yg menjadi inti perjalanan saya saat itu, sebuah perjalanan yg membawa pemikiran saya jauh melintasi seluruh solar system. Terdengar ‘lebay’ dan mendramatisir sebuah kejadian, tapi kejadiannya memang begitu, saat itu lagi-lagi saya memberikan apresiasi pada para desainer cover. Mata ini terjerat sebuah buku berukuran besar, agak lebih besar dari trilogi buku LORD OF THE RING karya master piece dr J.R.R. TOLKIEN, buku itu memang bukan sebuah novel, tetapi sangat menarik dibaca untuk menambah pengetahuan kita. Saya kemudian mendekati buku itu. Di mata saya buku itu memancarakan cahaya merah misterius.

“2012” seingat saya itulah judul buku itu. Empat nomor itu sudah jelas mengartikan sebuah tahun, tapi mengapa tahun 2012? Ada apa sih di taun 2012? Pertanyaan-pertanyaan itu kemudian membawa sy untuk memasuki halaman pertama buku itu. Garis besar halaman2 awal kutangkap dengan baik, dengan jelas buku itu mengatakan bahwa; ramalan KIAMAT/DOOMSday yg dikatakan akan terjadi di tahun 2012 bukan sekedar ramalan picisan org2 yg ingin mencari perhatian, para peneliti di NASA ternyata berhasil menemukan fakta menarik yg ternyata sinkron dengan apa yg telah di ramalkan sejak dulu, dan temuan mereka sudah dimulai sejak 2000 saat seorang ilmuan mengemukakan adanya kembaran matahari, dan keberadaan planet X yang mengorbit di antaranya, yg disebut-sebut sebagai planet Nibiru. Menurut mereka, sebuah teory yg belum pasti kebenarannya; yg mengatakan bahawa jutaan tahun silam, mahluk2 besar zaman dulu, para dinosaurus terpaksa harus mengakhiri keberadaan mereka di bumi ini akibat sebuah benda asing dari luar angkasa menghantam permukaan bumi, yg menyebabkan perubahan drastis suhu dan cuaca membuat mahluk-mahluk berkekuatan ribuan horse power itu harus punah. Bencana besar itu termasuk dalam rangkaian ramalan bangsa Sumeria yang telah sejak dulu meramalkan kedatangan planet X yang akan mempengaruhi iklim, seperti halnya Zaman Es. Halaman kedua? Tidak ada halaman kedua, kepala sy jd pusing saat tak berhasil menyerap dengan baik huruf-huruf kecil yg begitu rapat di halaman kedua. Di tambah sebuah diagram warna warni. Segera saja kuletakan kembali buku berat itu.

Setelah itu seperti layaknya orang yang terkejut di sebuah sinetron indonesia saya berdiri diam dan menerawang jauh. Untung saat itu saya tak membawa teman, kalau teman saya sampai ada, ia pasti akan berpura-pura tidak kenal dengan pria sok dramatis yang berdiri diam itu. pemikiran saya segera terbang melintasi samudra, menuju daerah Mesopotamia (skarang iran) dimana di sana dikatakan adanya star gate yang merupakan portal para alien (bangsa Anunnaki) yang menghubungkan planet Nibiru dengan Bumi kita. Juga ada sebuah kalender tua dari suku indian Maya, yang tepat akan berakhir di tahun 2012. Tentunya kita bertanya, mengapa kalender kuno itu hanya berakhir di tahun 2012 tepatnya kalau tidak salah 31 Desember 2012,(dan sepertinya saya salah ya?). Jawabannya justru mudah, para pembuat kalender tersebut sepertinya tak berniat lagi menulis kalender untuk Bumi yang sudah tak lagi di huni oleh para manusia. Atau dengan kata lain, menurut mereka setelah tahun itu, Bumi hanyalah gumpalan tanah raksasa yang melayang-layang tak jelas di luar angkasa ini. Tanpa ada mahluk hidup yang mendiami.

Terlepas dari pemikiran berat itu, saya segera melihat diri saya sendiri. Apa yang sudah saya lakukan? Gile bo! Belum kawin woi, masih banyak yang belum saya lihat! Terutama ambisi besar dalam hidup saya yaitu membolak-balik majalah porno belum tercapai. Segera saja saya buang jauh-jauh pemikiran itu, mengingat ramalan seperti itu bukan hanya baru kali ini terjadi. Di tahun 1999 pun dunia sempat heboh akan ramalan seperti ini, tapi lihat nyatanya! Manusia masih terus hidup saat, hidup dengan upayanya mempercepat kiamat itu sendiri. Anda tentu tahu maksud saya.
Tetapi sayang sekali, saya bukan tipe orang yang pemikirannya sesimpel itu, saya kemudian menempatkan diri saya seperti hal nya Nicolas Cage di film fiksi ilmiah Knowing. Walaupun saya tidak setampan Nicolas Cage, saat ini saya mengetahui bumi akan benar-benar kiamat di tahun 2012 dari hasil menghitung jumlah bulu kaki saya. Mungkin akan terlihat wajar jika saya berlari-lari telanjang seperti orang kesurupan di tengah kota. Saya berteriak-teriak, “selamatkan diri kalian!” dengan sesuatu yang terombang-ambing di antara kedua paha saya. Jelas wajar, siapa yang tak akan gila mengetahui kematiannya sendiri. Presiden SBY bahkan mungkin akan melakukan hal yang sama, mengingat jika ia terpilih nanti, masa pemerintahan barunya bahkan baru akan berjalan 3 tahun. Lalu apa yang sebenarnya saya lakukan saat memikirkan itu, tentunya saya tidak benar-benar berlari telanjang dengan liarnya, saat itu saya hanya tersenyum-senyum sendiri layaknya pasien rawat inap di rumah sakit jiwa yang kewarasannya masih perlu dipastikan.

Menarik! Itu kata yang pertama saya pikirkan jika kiamat benar2 terjadi. Kita beruntung terlibat dalam sejarah besar umat manusia melihat bumi ini di hantam oleh meteor raksasa ataupun oleh Tsunami yang menggulung. Ironis memang mendengar kata beruntung tersebut, bahkan mungkin jika para korban tsunami membaca artikel ini, mereka akan segera membentuk perkumpulan khusus dengan nama Laskar Anti-Galang. Tugas mereka ialah mencari dan membantai secara kejam orang-orang yang berpikiran sama seperti saya, yang menganggap tsunami itu menarik, melihat orang mati di depan kita menarik, kehilangan sanak keluarga adalah menarik. Tetapi tentu saja bukan seperti itu. Walaupun saya tak rela memberikan tempat duduk untuk nenek tua di kereta, saya tidak sekejam itu (memangnya masih ada yg lebih kejam dari tidak memberi tempat duduk untuk nenek tua).

Begini, sebenarnya apa inti dari bencana alam itu sendiri? Mereka yang bertahan hidup dari tsunami waktu itu merasa khilangan, rumah mereka hancur, kerugiannya sudah tak terhitung lagi dan dampaknya tentunya akan dikirim secara paket kepada pemerintah. Maksud saya ada yang merasa khilangan dan berdampak buruk pada seseorang ataupun suatu pihak jika suatu bencana terjadi. Tetapi coba bayangkan jika kiamat terjadi. Bumi terbelah dua, meteor datang dan nyawa manusia segera saja melayang-layang sambil melambai-lambai. Dengan kata lain semuanya musnah tanpa tersisa. Lalu siapa yang akan menangis? Siapa yang akan di rugikan? Tidak ada kan? Tidak mungkin anda yang saat itu meninggal setengah bugil (kimat datang tepat anda sedang buang air besar) masih sempat-sempat mengambil tisu dan menangisi seseorang yang mati di samping anda.

Kesimpulannya begini, saya yang berharap dimirip-miripkan dengan Nicolas Cage ataupun seperti pemeran Klatuu (Keanu Revees) di versi remake dari The Day Earth Stood Still hanya ingin mengatakan saya bukannya main-main dengan kiamat itu sendiri, bukan juga sekedar berlelucon ria dengan bodohnya tanpa memikirkan suatu karma yang datang. Tetapi kita sebagai manusia bukanlah kewajiban kita untuk memikirkan kiamat tersebut, tetapi hiduplah dengan baik hingga akhir hayat anda. Menurut kepercayaan kristen, jika kiamat datang, berarti dengan beriringan kedatangan Yesus untuk kedua kalinya, anda seharusnya merayakan hal itu jika anda selama hidup selalu berbuat baik, berbeda dengan mereka yang dengan tersipu-sipu malu mencurigakan mengintip dari jendela melihat langit yang terbelah, buru-buru berdoa sambil mencari alkitab di tumpukan terdalam dari buku-buku di gudang penuh jaring laba-laba. Jadi sudah seharusnyalah saya tidak membuang-buang waktu menulis artikel ini sambil memikirkan kiamat. Karena saat kiamat datang pemikiran itu tidak akan berguna, buku ramalan yang beratus-ratus lembar itu tak berguna, toh, semuanya memang akan terjadi dan tak ada yang bisa kita lakukan. Kuncinya hanya satu, yaitu apakah anda yakin anda adalah orang baik selama ini? Maksud saya anda benar-benar yakin? Sekali lagi saya tanya, “ANDA BENAR-BENAR YAKIN? Lihatlah diri anda!” hehehehe... –G@lank.

SEX IS UP

Menurut kalian, kapan pelajaran biologi menjadi menarik? ....., yup benar! Itu jawabannya.

Sungguh aneh, suatu kelas yg selama ini nyaris setengah tertidur saat pelajaran biologi, tiba-tiba terlihat begitu aktif. Melempar pandangan di deretan kursi para siswa, terlihat mata-mata bersinar, penuh antusias memperhatikan sang guru menerangkan di bawah papan tulisnya. Bahkan salah seorang siswa, dari mulutnya yg terus menganga, terus saja meneteskan sejumlah iler yg tak kunjung berhenti. Benar, Selama dua jam itu, tangan-tangan terus terancung, melemparkan berbagai pertanyaan kritis yg membuat gurunya kelabakan. Muncul pertanyaan, apa sesungguhnya yang terjadi di sana? Perlu di tegaskan, jangan berfikir itu kelas axel, ataupun kelas unggulan. Sumpah! wajah-wajah di kelas itu tak lebih dari wajah para orang2 cabul, terutama yg duduk begitu meyakinkan di deretan terbelakang, di sudut kiri.

Sex, sebuah kata yg jika dikatakan membuat perasaan di dada menjadi meronta-ronta. Kita sebagai orang timur memiliki suatu pandangan yg begitu berbeda dengan mereka para org barat. Ada kecenderungan yg terjadi di masyarakat, yg menempatkan sex menjadi suatu kata yg tabu, dan tidak layak untuk di perbincangkan. Hasilnya apa? suatu gejolak terjadi. Masyarakat menjadi buta, pendidikan tentangnya menjadi begitu minim, sehingga dampaknya berakibat fatal pada para generasi muda. Generasi yg dimana sedang mengalami pubertas awal, yg merupakan fase awal hormon begitu berkembang, sehingga rasa penasaran, rasa ingin tahu khas para remaja, membawa mereka terjebak suatu pergaulan sex berbahaya, yg lazim di katakan SEX BEBAS.

Untuk membicarakannya lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui apa sebenarnya SEX itu? tetapi mohon maaf saya tidak tahu, (BRAK! Org bodoh jatuh) memang sih saya tidak tahu bagaimana definisi sebenarnya sex itu, bagaimana pandangan ilmiah, dan bentuk sex itu sebenarnya. Apa sex yg dimaksud saat dua org manusia berberda jenis bersetubuh, atau berbagai jenis2 tindakan sexual yg terjadi, seperti Masturbasi, oral, anal, dll terhitung sebagi sex itu juga? Maka dari itu, dari pada saya sok tahu lebih baik bersama kita mencari tahunya.

Sudah jelas di seluruh dunia sex mengalami perbedaan penafsiran tergantung budaya dan kepercayaan mereka. Seperti di india kita mengenal sebuah buku yang begitu terkenal, buku pengajaran tentang sex yg sudah begitu mendunia dan menjadi panutan ilmu-ilmu yg membahas mengenai sex, yaitu KAMASUTRA. Bukan hanya India, saya pernah saat ber’jalan2 di toko buku Gramedia, menemukan sebuah buku bercover coklat, dgn sebuah huruf kuno jawa tercetak besar di covernya, yg ternyata adalah buku kuno jawa yg mirip dengan kamasutra. Bahkan di Makassar! suku bugis juga mempunyai buku-buku kuno tersendiri tentang kehidupan sex di zaman raja-raja Makassar terdahulu. Saya lupa judulnya apa, yg jelas awal2 buku itu mengupas tentang kehidupan seorang raja org2 bugis yg tertarik dengan seorang gadis dan kemudian mengajaknya bersetubuh padahal ia sudah beristri, hasilnya ia akhirnya dibenci masyarakatnya. Buku itu kemudian berlanjut tentang berbagai cara-cara dan tahap mengenai hubungan sex, dan bagaimana menghasilkan sebuah klimaks yg hebat. Saya tertegun lama saat membacanya.

Di Alkitab, ada sebuah ayat yg lagi-lagi membahas mengenai hal itu, tidak di katakan secara gamblang, tetapi sebagai perumpamaan, seperti; penyebutan payudara sebagai buah anggur yg ranum, dan berbagai penyebutan lainnya. Tapi satu yg di tekankan di Alkitab, yaitu penempatan SEX SEBAGAI SUATU HAL YG SUCI, hal itulah yg menjadi tolak ukur pandangan saya.

Segalanya akan mudah terjawab jika kita menempatkan sex sebagai suatu hal yg suci. Suatu hal yg suci, berarti milik kita yg tidak boleh dinodai oleh tangan kotor para penikmat sex bebas. Bukan suatu yg bisa seenaknya di obral sana-sini tetapi suatu yg patut di jaga kesuciannya dari awal hingga akhir, terutama ditekankan bagi para wanita, yg begitu malang nasibnya, tidak bisa dihindari, PASTILAH mereka yg menjadi korban. Saya belum pernah membaca berita yg mengatakan; SEORANG PRIA BERNIAT BUNUH DIRI SETELAH DI PERKOSA SECARA BERGILIR OLEH SEKUMPULAN WANITA YG DI DUGA BARU SAJA MENGADAKAN PESTA MIRAS. Kalau berita tersebut sampai muncul, tunggu saja 2-3 hari, pasti Yesus akan turun dari langit bersama 7 malaikat pembawa sangkakala.

Suatu hari ada sebuah kontes yg diadakan di sekolah untuk mencari pasangan putra-putri di sekolah itu. Kontes itu tak berbeda jauh dengan pemilihan putri Indonesia, dimana ada sekumpulan juri yg melemparkan pertanyaan yg wajib dijawab oleh peserta kontes tersebut, dan jawaban mereka akan menetukan poin yg berhasil mereka raih. Ada sebuah jawaban menarik dari salah seorang peserta, sebut saja namax Tirta. Tirta ini diberikan sebuah pertanyaan mengenai sex bebas, saya tidak begitu ingat bagaimana pertanyaannya, tapi jawaban yg di berikan justru sangat kontroversial. Dengan tegas ia menampik; “Mengapa hanya wanita yg sering di kaitkan dengan sex tersebut? Padahal jujur saja, bahkan saya sebagai wanita sering merasa risih saat melihat pria-pria yg berpostur tubuh atletis sempurna!” Kalau dilihat secara cermat, ini termaksud sebagai salah satu bentuk suara penolakan terhadap emansipasi wanita. Tapi satu hal, yg ingin saya ingatkan, buat para cowo2 atletis hati-hati terhadap wanita ini!!

Benar kata sahabat sy itu! Mengapa hanya wanita? Mengapa tidak laki2? Mengapa orang lebih mempermasalahkan wanita bercelana hot pants dari pada laki2 bercelana dalam? Suatu pertanyaan yg pantas dan memiliki jawaban yg juga pantas, jawabannya sederhana; KARENA WANITA BUKANLAH PRIA, wanita berasal dari planet mars dan pria dari venus. Mereka memiliki tubuh yang jauh lebih suci dari pria, mereka memiliki harga yg jauh di atas pria, jadi pantaslah jika mereka memerlukan lebih banyak kain untuk menutupi tubuh mereka. Seorang wanita akan mengalami evolusi yg luar biasa begitu mereka selesai melahirkan. Evolusi yg bahkan melebihi surga, saat mereka disebut IBU/MOTHER.

Kembali ke topik! (lagi-lagi melenceng ya!) Sebagi remaja abad ini sudah sepantasnyalah kita bersukur, kini sex di Indonesia secara perlahan mulai diangkat ke permukaan. Para pendidik tak lagi merasa tabu untuk memberikan pendidikan sex, bahkan untuk anak di bawah umur. Saya hanya mau mengingatkan, dalam hidup kita selalu di berikan pilihan, bahkan dikatakan HIDUP ADALAH PILIHAN. Memang benar, dalam hidup kita sering dihadapkan oleh sebuah pilihan, terserah dalam memilih sesuai kata hati anda, tapi ingat, bagaimana cara pandang anda terhadap permasalahan yg terjadi menjadi kunci utamanya. Bagaimana anda melihat sex itu sendiri, jika sejak awal anda sudah menempatkan posisi anda pada pemikiran negatif, selanjutnya anda akan terus terbawah pd pemilihan yg salah. Jadi saat pilihan di berikan pada anda, pilihlah yg terbaik, apapun pilihannya selalu lah dengan sudut pandang positif. Seperti dlm menyikapi kehidupan sex yg akan anda jalani. _G-l@nk

PERCAKAPAN JAM 12 MALAM!

Malam itu dingin, dan bulan tak begitu sempurna di singgsananya, cahayanya redup membias menerobos jarum-jarum hijau pohon pinus di bukit dingin kotak kecil Malino. Tak begitu jauh dari sana, sebuah rumah berbahan kayu yg selama ini sepi tengah sesak dipenuhi sekumpulan remaja yg tengah melepas segala penat yg terakumulasi sejak minggu lalu. Saya berada disana, berusaha tidur ditengah lautan dengkur.

Saat itu pukul 11 malam, tepat sebuah kentut dahsyat berhembus entah dari pantat siapa. Sejak saat itu mata ini terus merem melek hingga akhirnya saya tak sengaja mencuri dengar sebuah percakapan menarik dari sekumpulan orang malam. Mereka seluruhnya pria.

“Jelas yang cantik lah!” Itu kata pertama yang mengiringku mengikuti percakapan mereka. Saya hanya bisa menebak-nebak ke mana arah percakapan mereka, apa lagi mereka melakukannya dalam keadaan setengah berbisik. Perlu kepastian pikirku, aku kemudian berkata dengan suara datar, “Tidak, kalau saya hati bos.”. Benar saja sebuah respon pro dari suara seorang wanita terdengar. Segera saja ku simpulkan orang2 malam itu sedang mendiskusikan, mana yang terpenting dari seorang wanita, apakah HATI atau KECANTIKAN FISIKnya?? Kurasa ini menarik.

Salah satu dari mereka, Christian sang pemilik rumah, memberikan perbandingan jelas mengapa harus kecantikan yang terutama. “Saat bangun pagi, kalau istri cantik yang membangunkan jelas saja saya langsung bangun tanpa huh hah, tapi coba yang datang jelek, biar hatinya lembut, memangnya bisa keliatan? Mending tidur saja biar tak bangun2 lagi!” katanya diikuti cekikikan seperti suara cecak dari teman pria yang mengelilinginya. Memang sih terdengar seperti lelucon murahan, tapi itu benar2 apa yg ada di otak para laki2.

Berbicara mengenai laki2, ada banyak hal yg segera terlintas. Namun satu yg berhubungan dengan topik ini, yaitu permasalahan dengan MATA mereka. Benar, kaum ini terjebak dalam kondisi kompleks dengan mata mereka. Hingga ada sebuah ungkapan personifikasi di berikan pada mereka, para kaum hawa sering mengatakannya, LELAKI MATA KERANJANG. Mata mereka(termasuk saya) bagaikan sebuah keranjang berjalan, yang dimana setiap melihat barang bagus segera saja dimasukan ke dalam mata keranjang mereka. Oleh karena itu, wajar saja seorang pria yg sudah memiliki girlfriend masih suka liat kesana kemari. Sumpah, mata ini benar2 susah di kontrol.

Saya mendefinisikan seni dan kecantikan sebagai dua hal yg berbeda. Seni merupakan suatu hal murni yg terkandung dari sebuah benda yg entah mengapa hanya bisa dirasakan oleh org2 gondrong, jarang mandi dan bau (maksd sy, para seniman), bahkan perlu waktu lama untuk mampu memahaminya. Sementara kecantikan sesutu yg rasa (feel) nya bersifat universal, mampu ditangkap oleh setiap golongan dengan hanya sekali lihat. Memangnya ada, yg menilai Aura Kasih sexy baru setelah mengamatinya dalam jangka waktu yg lama? Jadi, kurasa mulai wajar mengapa kecantikan di tempatkan sebagai yg terutama.

Saya seperti mendengar suara geraman wolverine yg bertemu Sabertooth (“grrrrrrr”) dari para wanita setelah paragraf di atas. Benar saja, tersa sangat tak adil, secara kecantikan merupakan hal yg berbau relatif dan memiliki arti yang beragam. Tapi apa benar serelatif saat disuruh memilih makanan kesukaan? Jawabannya; “tidak.” Saya coba memberikan sebuah kasus menarik, di sebuah panggung megah sya menjejerkan 4 org gadis cantik, mereka terdiri dari Luna Maya, Aura Kasih, Omas wati, dan Julia Perez. Kemudian ambilah 3 – 4 pria, dan perintahkan pda mereka untuk mengeliminasi yg ter-tak cantik dari nominasi. Kurasa semua pria itu akan mengeliminasi anda-tahu-siapa dari jejeran gadis2 cantik itu, kecuali seorang di antara mereka katarak. Lihat, anda sendiri mulai menyadarikan kecantikan bukan sesuatu yg sangat relatif. Sangat mudah untuk kita membagi-bagi mana yg cantik dan tidak.
Lalu, mengapa ada kata relatif itu bagi kecantikan? Sangat mudah, saya berpikir seperti ini; mungkin saja kata relatif itu dibuat hanya untuk menjaga perasaan mereka yg tak diberi anugrah keindahan itu dari Tuhan. (lagi2 terdengar tak adil ya? Org2 berkata begini; lebih baik selamanya mengetahui kebohongan dari pada kenyataannya mampu membunuhmu. Di telingaku peribahasa itu terdengar seperti lelucon yg dibuat para org2 lemah. Mengapa? Karena sungguh jelas, TAK ADA YG LEBIH BAIK DARI PADA KEBENARAN ITU SENDIRI. Karena kita bukan hidup di dunia mimpi yg mampu memberikan angan2 setinggi langit.)

Kembali ke Topik! Jangan dulu mnarik ksimpulan seenaknya, misalnya dengan mnganggap seluruh laki2 itu hanya melihat ke kecantikan fisik semata. Jangan salah bung, keberadaan org2 seperti teman sy ini, Christian, justru tak jauh lebih banyak dari pd lelaki yg lebih melek ke hati. perbandingannya 3:2 untuk lelaki dgn pndngan ke hati wanitanya.

Ada suatu iklan menarik di TV belakangan ini, saya tidak tahu iklan itu dlm rangka apa, yg jelas di sana ada seorang wanita yg berkata-kata ttg hal lebih memilih pria dari pd cowok dgn berbagai alasan. Disinilah para laki2 yg lebih melihat ke ketulusan hati, ialah para PRIA yg mereka katakan itu. Para pria ini merupakan org2 berpikiran panjang dan sungguh menyadari komplikasi2 yg akan datang dlam suatu hubungan. Mereka tahu betul masalah(problem) tak mempunyai banyak waktu senggang dlm suatu hub yg komleks. Disnilah titik balik yg menjadi pusat perhatian sy; para pria itu mempunyai pemikiran seperti ini; BUKANLAH KECANTIKAN YG MAMPU MEMECAHKAN MASALAH, MELAINKAN HANYA KETULUSAN HATI YG SANGGUP MELAKUKANNYA. Jadi, berbahagialah mereka yg tak begitu cantik tapi memiliki seorang pacar, pacar kalian itu adalah para PRIA sejati ini, sungguh tulus mencintai anda. Makanya jgn sia2kan mereka. Dan, sungguh kasian mereka yg cantik, sy yakin sekali (krn sy pria) alasan utama mereka mencintai anda hanya krn kecantikan anda yg bersifat rapuh tersebut. Jgn tanyakan pd mereka, krn pasti mereka akan berbohong. Tapi bukan masalahkan? Bukan hal yg salah dicintai krn kecantikan fisik. Disitulah kelebihan anda, anda harus sdr bnyak yg iri pd anda saat ini.

Benar sekali, saat itu, saat kabut putih mulai menebal, dan nyanyian jangkrik saling beradu dgn gemercik aliran air. Saya masih tetap pd pendirian sy sebagi sosok yg lebih melihat kehati. Hingga, sebuah suara berat, entah dari Christian, Michan, James, Romano dan sesosok lg entah siapa, tubuhnya terselubungi bayangan terus membisikan suatu kata padaku yg membuatku merubah pandanganku. Suaranya berat dan terasa melayang di kepala ini, suara itu terus berbisik hingga perlahan membawaku memasuki alam bawah sadar yg jauh. Kuharap sosok yg kurasakan itu bukan para penghuni lubang kecil di perbukitan pohon pinus Malino. –G-l@nk